Penembakan di kampus Rep. Ceko renggut nyawa 15 orang, pelaku telah tewas
Kasus penembakan parah terjadi di sebuah universitas Kota Praha, Republik Ceko kemarin, menewaskan 15 orang dan menyebabkan 25 korban cedera. Polisi menyampaikan, pelakunya adalah seorang pelajar dan telah tewas. Mereka juga menyatakan bahwa insiden ini bukan serangan teroris dan mungkin berkaitan dengan dua kasus pembunuhan pekan lalu.
Siswa Universitas Charles panjat tembok untuk lindungi diri dari aksi penembakan
Saat penembakan terjadi, ada orang yang memanjat tembok luar gedung Universitas Charles untuk berlindung di atas peron. Polisi mengatakan, pelaku penembakan sudah tewas. Ini adalah insiden penembakan paling mematikan di Republik Ceko, menewaskan puluhan korban jiwa.
==Saksi mata==
Anak perempuan saya persis berada di dalam kampus
Saya berupaya untuk meneruskan komunikasi dengan putri saya
Namun saat itu terjadi serangan pistol berulang kali
Pelaku adalah siswa universitas tersebut, diduga bunuh ayahnya sebelum beraksi
Polisi menerima laporan adanya penembakan di Lapangan Namesti Jana Palacha Fakultas Seni Universitas Charles di pusat kota. Tersangka adalah seorang siswa jurusan filsafat universitas tersebut yang akan mengikuti kelas jam 14:00 sore.
==Martin Vondrasek // PM Republik Ceko==
Seorang pria usia 24 tahun dari Desa Hostoun
Awalnya akan menuju Praha
Namun ia mengungkapkan bahwa ia sebenarnya ingin bunuh diri
Jam 12:45 kami menerima laporan
ada seorang pria yang tewas di desa yang sama
Dan kami segera menemukan bahwa korban adalah ayah tersangka
Yang melakukan aksi penembakan brutal tersebut
Otoritas kesampingkan unsur terorisme pada penembakan terparah dewasa ini
Motif kejahatan pelaku masih belum jelas. Tidak ada petugas kepolisian yang terluka. Identitas korban tewas dan cedera sedang dilacak. Beberapa blok di sekitar lokasi kejadian telah ditutup. Universitas Charles terletak di Kota Praha, hanya berjarak sekitar 500 meter dari objek wisata Jembatan Charles yang dibangun pada abad ke-14. Pihak berwenang mengatakan, tidak ada indikasi keterkaitan antara kasus ini dengan serangan teroris.
