Telur impor dicampur telur domestik jadi telur cair, tempat asal tertera "Taiwan"
Kontroversi telur impor terus memarak, kemarin kota New Taipei berhasil menemukan sebuah perusahaan telur yang mencampurkan telur impor dan domestik, diolah menjadi telur cair dan mengubah label tempat asal telur menjadi "Taiwan". Ada pengusaha katering kota Taipei yang telah menggunakan telur tersebut untuk membuat makanan sejak bulan Agustus, sekitar 900 porsi dikhawatirkan telah dikonsumsi oleh anak sekolah.
Telur cair diolah jadi 900 set makanan, telah dikonsumsi oleh siswa
Biro Kesehatan New Taipei menemukan pada bulan Juni-Agustus tahun ini bahwa perusahaan telur Fushangsheng di Xinzhuang mencampurkan hampir 30.000 kg telur impor dari Turki, Brasil dan Amerika dengan telur domestik menjadi telur cair, tempat asal juga ditandai sebagai "Taiwan" dan kemudian dikirim kepada pelaku usaha. Pemkot Taipei menemukan, pengusaha katering menggunakan batch produk ini pada bulan Agustus untuk membuat makanan bagi 20 kursus musim panas. Sekitar 900 set makanan telah dikonsumsi siswa.
==Yang Shu-qing // Kepala Divisi Pengawas Obat dan Makanan, Biro Kesehatan New Taipei==
Pelaku usaha terlibat dalam pemalsuan atau pelabelan palsu
Yang telah melanggar UU Keamanan Makanan
Berikutnya akan didenda NT$ 60.000-200.000.000
Telur masa depan ditemukan di Taichung, tanggal produksi tertera di masa depan
Legislator Kota Taipei juga merilis data dari Kementerian Pertanian yang menunjukkan bahwa tiga perusahaan, termasuk produsen makanan ternama Yimei, menggunakan telur yang diimpor dari Brasil. Pemda menyelidiki telur secara proaktif. Di Taichung ditemukan produk telur masa depan di mana tanggal produksi ditandai sebagai tanggal masa depan, maka didenda NT$ 40.000-4.000.000.
Sebanyak 8,16 juta telur kedaluwarsa dari Brasil ditemukan di Yunlin, Changhua
Biro Kesehatan Kabupaten Yunlin menemukan lebih dari 5,21 juta telur Brasil kedaluwarsa di dua lokasi saat memeriksa telur impor di perusahaan logistik. Changhua juga memeriksa Perusahaan Jaw Feng Refrigeration dan menemukan bahwa 2,95 juta dari 3,28 juta telur impor telah kedaluwarsa dan berada dalam kondisi tidak aman, sehingga akan dimusnahkan.
Menteri Pertanian Chen Chi-chung undurkan diri akibat kontroversi telur impor
Menanggapi kontroversi telur impor belum lama ini, Menteri Pertanian Chen Chi-chung dan Ketua Asosiasi Industri Peternakan Pusat Nasional Lin Cong-xian mengundurkan diri tadi malam. PM Chen Chien-jen telah menyetujui pengunduran diri mereka terhitung mulai Kamis.
