Ormas luncurkan program pelatihan cara merawat pasien demensia oleh PMA
Menurut statistik, tahun lalu warga Taiwan yang mengalami demensia telah melebihi 320.000 pasien. Rata-rata satu di antara lima pasien dijaga oleh PMA, namun banyak dari mereka menghadapi kendala bahasa, karena itu ormas meluncurkan program pelatihan online gratis dalam bahasa Mandarin dan Indonesia, untuk membantu PMA dalam menjaga pasien demensia.
Seperlima penderita demesia di Taiwan dirawat oleh PMA
Hubungan Sifa dengan nenek penderita demensia yang telah dirawat selama 4 tahun sangat akrab bagaikan keluarga karena ia sudah paham cara merawat manula demensia dan membagikan tips ini kepada kerabat lainnya.
Kendala komunikasi dan kurangnya keterampilan membuat jiwa raga PMA lelah
Dari apa yang diketahui, lebih dari 90% pasien demensia memiliki masalah perilaku atau emosi, termasuk amarah yang tidak biasa, paranoid dan asal ucap, yang membuat PMA lelah secara fisik dan mental. Berdasarkan statistik resmi, jumlah penderita demensia di Taiwan melebihi 320.000 pada akhir tahun lalu. Pada tahun 2025, Taiwan akan memasuki struktur populasi lansia. Rata-rata, satu dari lima penderita demensia akan dirawat oleh PMA. Namun bagi PMA, ada 80% yang mengalami kendala komunikasi dan bahasa, 60% belum menguasai keterampilan perawatan serta tidak memahami gejala demensia.
Bantu PMA, ormas luncurkan sistem pelatihan online gratis
Untuk mengatasi kendala yang dihadapi PMA dalam merawat pasien demensia, organisasi nirlaba One-Forty bekerja sama dengan Pusat Penyakit Demensia meluncurkan program pelatihan perawatan online dalam bahasa Indonesia dan Mandarin agar PMA dapat merawat pasien demensia dengan lebih efektif.
==Kevin Chen // Pendiri One-Forty==
Semoga sistem pendukung online ini
Bisa membuat setiap perawat migran
Menerapkan masalah ini dalam masyarakat ini
Kemudian ia bisa kembali mendapatkan dukungan dan solusi
Melalui masyarakat ini
Sistem pendukung online bantu PMA dalam merawat penderita demensia
Lewat program pelatihan ini, diharapkan semakin banyak PMA bisa menemukan metode perawatan sehingga pasien demensia memperoleh perawatan yang tepat. Pada tahap pertama, diprediksi 3.000 warga dan PMA dapat mengunduh informasi kesehatan dwibahasa agar PMA bisa menjadi rekan tim yang baik dalam masyarakat Taiwan.
