Wisman dieksploitasi pedagang buah, Pemkot Taipei periksa Pasar Malam Raohe
Kios buah pasar malam sering dilaporkan menjual dengan harga lebih mahal kepada turis dari luar negeri. Seorang netizen mengatakan, bulan lalu bersama dengan temannya berjalan-jalan dan membeli buah durian di Pasar Malam Raohe. Awalnya pemilik toko membuka harga 1 kantong durian NT$ 100, setelah mengetahui pembeli adalah seorang warga Vietnam, harga dimahalkan menjadi NT$ 400 per kantong.
Pedagang buah Pasar Malam Raohe asal buka harga untuk eksploitasi wisman
Seorang netizen memposting di forum online Dcard bahwa ia dan teman asal Vietnam pergi ke Pasar Malam Raohe di Distrik Songshan pada pertengahan Juli. Di tengah perjalanan, mereka membeli durian di salah satu kios buah. Pemilik kios awalnya membuka harga NT$ 100 sekantong, tapi setelah mengetahui yang hendak makan adalah teman asal Vietnam tersebut, langsung mengubah harganya menjadi NT$ 400 per kantong, yang diduga asal buka harga untuk mengeksploitasi wisman. Ada netizen lain yang menanggapi bahwa mereka pernah melihat orang Korea menghabiskan lebih dari NT$ 1.000 untuk membeli buah. Terkait hal tersebut, petugas Departemen Perlindungan Konsumen Kota Taipei secara khusus mengunjungi lokasi tersebut untuk melakukan inspeksi.
==Yang Li-ping // Kepala Pejabat Perlindungan Konsumen, Dept. Urusan Legal Kota Taipei==
Inti dari pemeriksaannya
Akan mencakup apakah penetapan harga oleh pihak penjual
Tertera secara jelas
Apakah ada unsur manipulasi dan penyesatan
Serta hal yang disembunyikan
Saat dipaksa beli, konsumen boleh menolak beli atau lapor ke saluran pengaduan
Pejabat Perlindungan Konsumen menyampaian, jika harga yang tertera tidak aktual sehingga menyesatkan konsumen, pelaku usaha dapat didenda hingga NT$ 100.000; Kantor Administrasi Pasar juga mengingatkan bila mengalami pemaksaan oleh pedagang buah potong, warga boleh langsung menolak membeli, ingat nama kiosnya dan laporkan ke saluran 1999.
