Pasokan air waduk Tsengwen 10%, waduk Shihmen 39%
Mulai tanggal 19 April malam, akan ada gelombang hujan musim semi yang diharapkan semua warga untuk meredakan krisis air di Taiwan. Cadangan air sebagian waduk sudah sangat memprihatinkan, pasokan air waduk Tsengwen hanya 10%, waduk Shihmen hanya 39%.
Kolam Kaohsiung Moon World kering kerontang dan retak akibat kemarau
Area wisata Kaohsiung Moon World kering kerontang, kolam hanya bisa mengandalkan air hujan, sehingga menimbulkan retakan besar. Awalnya seperti ini, sangat berbeda mencolok dari sekarang. Namun, Biro Sumber Daya Air Kaohsiung menyampaikan bahwa kondisi air masih dalam batas terkendali.
Tak turuti peraturan, 359 konsumen besar dibatasi pasokan airnya
Akibat krisis air, pemkot Tainan mewajibkan konsumen besar yang menggunakan air lebih dari 1.000 kw/jam setiap bulan untuk melakukan penghematan 10%, namun ada 359 unit yang tidak patuh, sehingga pasokan air mereka dibatasi. Konsumsi air harus diperhitungkan secara cermat, karena kapasitas cadangan air Waduk Nanhua dan Waduk Lantan telah merosot hingga 30%, Waduk Tsengwen bahkan lebih sedikit, hanya tinggal 10%, krisis air bukan hanya terjadi di kawasan sentral dan selatan, kapasitas cadangan air Waduk Shihmen juga menipis hingga 39%.
Volume air Waduk Shihmen merosot, sejumlah titik lanskap tersingkap di atas air
Volume air Waduk Shihmen di Taoyuan terus merosot, bahkan beberapa titik lanskap seperti Kuil Amuping dan Batu Kades (Kepala Desa) semuanya terpapar di atas permukaan air. Kondisi air mengenaskan dan berimbas terhadap mata pencaharian nelayan serta mengurangi arus pengunjung setempat. Cadangan air berada di level kritis, terutama akibat kemarau parah di wilayah sentral dan selatan. Warga terus menunggu tibanya hujan untuk segera meredakan dahaga.
Jia Xin-xing // Pakar meteorologi
Pengaruh front awan sepertinya tiba tanggal 19 larut malam
Hingga tanggal 20 pagi
Pengaruh front awan baru benar-benar waktu yang paling kentara
Sumber air yang agak kritis
Di wilayah sentral, selatan cuma bisa tertanggulangi sedikit
Gelombang baru hujan musim semi tiba, meredakan kemarau di Taiwan
Pakar meteorologi menganalisis, hujan musim semi sejak tanggal 19 akan mengguyur Taiwan selama tiga hari berturut-turut, yang diharapkan dapat menambah volume waduk. Cuaca selanjutnya beralih kembali menjadi panas dan cerah. Biro Cuaca Pusat (CWB) memprediksi, hujan musim Plum baru akan turun pada akhir Mei, cadangan air waduk baru akan kembali normal.
