AS: Pembangunan tentara Tiongkok targetkan pengambilalihan Taiwan pada 2027
Departemen Pertahanan Amerika Serikat merilis laporan terbaru di mana Tiongkok menargetkan pembentukan tentara yang memiliki kemampuan untuk mempersatukan Taiwan pada tahun 2027 dan memperluas inventaris senjata nuklirnya. Tiongkok dinilai memiliki 1.500 hulu ledak nuklir pada tahun 2035. Laporan tersebut juga mencantumkan empat operasi militer yang mungkin diadopsi Tiongkok terhadap Taiwan.
AS menilai Tiongkok akan memiliki 1.500 hulu ledak nuklir pada 2035
Situasi antar selat memanas. Tiongkok telah meningkatkan ancaman militernya ke Taiwan. Departemen Pertahanan Amerika Serikat merilis laporan terbaru tentang kekuatan militer Tiongkok yang menunjukkan tujuan Tiongkok membangun tentara pada tahun 2027 yang mampu mempersatukan Taiwan dengan kekuatan senjata serta memperluas persediaan senjata nuklirnya di saat yang bersamaan. Amerika menilai bahwa Tiongkok mungkin memiliki 1.500 hulu ledak nuklir pada tahun 2035 yang dapat memengaruhi keamanan dan stabilitas regional.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan // Sun Li-fang menyampaikan, “setelah Tiongkok meresapi pengalaman perang antara Rusia-Ukraina, juga mempercepat ekspansi daya tempur senjata nuklirnya.”
Laporan cantumkan 4 operasi militer yang berfokus pada pengambilalihan pulau
Tiongkok sering melakukan latihan ambil alih pulau. Laporan tersebut juga mencantumkan empat operasi militer yang mungkin diadopsi, termasuk blokade laut dan udara, serangan rudal melalui udara, operasi artileri terbatas dan invasi ke Taiwan.
Pakar imbau waspadai serangan rudal tahap pertama dan perang elektronik
Yang patut diperhatikan adalah latihan militer Tiongkok mengepung Taiwan pada bulan Agustus bertujuan untuk mempraktekkan blokade laut dan udara, serangan rudal untuk memblokir lalu lintas laut dan udara Taiwan, serta memutuskan jalur ekspor-impor. Pakar juga memperingatkan perlunya mewaspadai ancaman perang elektronik.
Ketua Taiwan International Strategic Study Society // Wang Kun-yi menjelaskan, “bagaimana caranya kita mencegah yang terpenting dari serangan rudal tahap pertama. Dari segi ini, rudal Patriot kita seharusnya masih bisa memiliki kemampuan yang memadai untuk melakukan serangan balik.”
Pertahanan nasional harus berakar ke bawah, tak boleh cuma sekedar slogan
Diversifikasi perang modern tidak hanya mengandalkan kekuatan militer. Pakar berpendapat, dewasa ini Tiongkok sering mengusik Taiwan yang dipadu dengan serangan internet untuk mengisolasi dan merusak moral rakyat Taiwan, maka pertahanan nasional tidak boleh hanya sekedar slogan, namun harus berakar ke bawah dan jiwa perlawanan harus dibina dari masa kecil.
