Pameran kebudayaan masakan Asia Tenggara diluncurkan di Bopiliao, New Taipei
Masakan Taiwan dan Asia Tenggara memiliki banyak kesamaan yang dapat dilihat dari miripnya pengucapan kata seperti bakcang, lumpia, bihun dan makanan lainnya. Melalui pengaliran PMA dan imigran baru, masakan Asia Tenggara merangsang asimilasi dan interaksi di Taiwan. Departemen Ketenagakerjaan Kota Taipei baru-baru ini mengadakan pameran kebudayaan kuliner Asia Tenggara, yang disertai dengan lokakarya catatan makanan untuk berbagi cerita kuliner dari 20 PMA di keluarga berlainan di Taiwan.
PMI perawat rumah tangga // Ririn Arumsari berkata, “saat tiba di Taiwan, yang paling saya rindukan adalah mie ayam. Sekarang di Taiwan saya juga sering masak mie. Walaupun bumbu yang dipakai tidak banyak, saya rasa aromanya cukup baik.!Kakek di rumah juga bilang enak.
Goresan pena PMA hadirkan asimilasi budaya negara asing
Selain catatan cerita para PMA, pameran ini secara unik juga menampilkan tulisan para majikan yang merekam interaksi emosional antara PMA dan keluarga majikan dari sudut pandang mereka, serta menyuguhkan suka-duka kehidupan PMA di Taiwan yang diilustrasikan lewat masakan beraneka rasa dengan tampilan dan warna-warni beragam. Pameran yang saat ini diselenggarakan di area bersejarah Bopiliao, Distrik Wanhua ini diharapkan dapat menampilkan corak kehidupan para PMA setelah mereka tiba di Taiwan melalui interaksi kuliner dan budaya antar negara.
