Bahan baku global melonjak, harga produk kimcoa, kulit lumpia meningkat
Seiring dengan kesadaran pelestarian lingkungan, banyak pelaku usaha kimcoa mengimpor produk dari luar negeri. Namun karena ongkos pengiriman bertambah akhir-akhir ini, harga bahan baku kimcoa pun melonjak, mengakibatkan harga produk meningkat hingga dua kali lipat. Kulit lumpia yang berkaitan erat dengan Festival Cengbeng, juga mengalami lonjakan akibat meningkatnya harga tepung.
Paket kimcoa seharga NT$ 50 atau NT$ 100 terjaja agar pelanggar bebas memilih. Namun kini mereka harus membayar dua kali lipat untuk membeli produk kimcoa dengan jumlah yang sama.
Kenaikan bahan baku dan ongkos kirim tercermin lewat harga akhir kimcoa
Diakui pengusaha, akibat kenaikan ongkos pengiriman dan bahan baku, setelah para pengusaha besar menaikkan harga, pelaku usaha hilir pun terpaksa mengikuti. Seiring kesadaran pelestarian lingkungan, mayoritas pengusaha Taiwan tidak memproduksi melainkan mengimpor dari Vietnam dan Indonesia. Namun kenaikan harga bahan baku dan ongkos kirim kali ini tercermin semuanya lewat harga produk.
Harga tepung melambung, toko kulit lumpia Chiayi naikkan harga NT$ 50/kati
Warga menyampaikan, sembahyang leluhur tak lepas dari penggunaan kimcoa, jadi tetap harus dibeli walau biayanya bertambah. Harga kulit lumpia yang erat hubungannya dengan Festival Cengbeng juga melambung. Toko lumpia di pasar timur Chiayi yang telah beroperasi 70 tahun dipadati antrean pengunjung. Namun akibat kenaikan harga tepung, toko terpaksa menaikkan harga kulit lumpia dari NT$ 150 menjadi NT$ 200 per kati.
