Situasi pandemi di Afrika, Amerika Selatan, Asia Tenggara kian parah

Situasi pandemi global kini berada pada tahap duel antara vaksin melawan varian Delta yang memiliki tingkat penularan tinggi, juga tak luput mencerminkan masalah kesenjangan sosial. Seiring merebaknya varian Delta, situasi pandemi di Afrika, Amerika Selatan dan Asia Tenggara yang menderita kekurangan vaksin menjadi semakin parah. Tingkat vaksinasi di Peru, negara dengan tingkat kematian tertinggi akibat pandemi, hanya mencapai 10%. Hanya ada sekitar 2.600-an ranjang perawatan intensif bagi 32 juta warga di sana, dan seorang staf medis rata-rata harus merawat belasan pasien akut. Tragedi serupa terulang setiap hari, bahkan ada pasien yang bunuh diri karena depresi.

Krisis tabung O2 di Indonesia menyebabkan 33 pasien akut tewas

Krisis kekurangan tabung oksigen di Indonesia yang kondisi penularannya sedang parah hampir sama dengan situasi di India dua bulan silam. Akhir pekan lalu, setidaknya 33 pasien akut meninggal di sebuah RS yang kehabisan tabung oksigen, sementara jumlah pasien meninggal telah mendobrak 60.000 kasus.

WHO: Jumlah kasus meninggal global tembus 4 juta

Sekjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengumumkan pada konferensi pers di Jenewa, Swiss tanggal 7, jumlah kasus meninggal mancanegara telah menembus 4 juta jiwa. WHO menekankan, dunia berada pada masa kritis, pencabutan lockdown terlalu dini memiliki risiko dan menyerukan agar vaksin dapat didistribusikan secara merata. Untuk mencapai imunisasi global, diperlukan sebanyak 11 miliar dosis. Di antara 3 miliar dosis vaksin yang telah disuntikkan di berbagai negara, perbandingan negara yang sedang berkembang tidak mencapai 2%.
 

全台敬老金大調查

相關新聞