Gurun Sahara versi Taiwan di Taoyuan
發布時間:
更新時間:

Tidak perlu ke luar negeri juga dapat foto bergaya di padang gurun. Bukit gurun Caota di Taoyuan berikan pemandangan yang indah, mendapat julukan “Gurun Sahara versi Taiwan.” Kawasan yang sempat masuk ke dalam “Sembilan lokasi wisata pesisir pantai yang patut dilestarikan” yang dipilih oleh Asosiasi Informasi Lingkungan Taiwan (TEIA), menarik banyak pecinta fotografi dan seleb dunia maya datang berfoto.
Kepala Kantor Administrasi Konstruksi Pantai Taoyuan Lin Li-chang mengatakan, “Bagian yang tertinggi mampu mencapai 10 hingga 15 meter. Pada dasarnya bukit pasir Caota ini memiliki fungsi untuk melindungi pesisir pantai, dapat menghalangi serangan ombak laut, sehingga menyebabkan lapisan tanah menurun. Oleh sebab itu juga disebut sebagai perisai pembatas alami.”
Bukit pasir Caota indah dan berfungsi melindungi pantai
Karena sungai turut mendatangkan pasir, seiring dengan pasang surutnya ombak laut selama ini, menciptakan pemandangan gurun pasir. Kawanan bukit pasir Caota berarah ke barat laut dan barat daya, dengan total panjang sekitar 8,1 Km dan luas 284 hektar, merupakan bukit pasir natural paling luas dan utuh dari seluruh pesisir pantai di Taiwan. Merujuk pada peraturan perlindungan cagar budaya, pemkot setempat pada bulan Juni menunjuk kawasan tersebut sebagai taman berunsur tanah pertama di Taoyuan, juga menjadi bukit pasir nasional pertama di Taiwan.
Bukit pasir Caota menjadi ruang rekreasi sekaligus perlindungan
Di bawah tanah diselimuti dengan serbuk kayu, sehingga jalan setapak terlihat natural secara keseluruhannya. Pemerintah menganggarkan dana NT$ 37 juta, untuk membangun jalan setapak natural ini, sehingga wisatawan dapat melihat keindahan bukit pasir lebih dekat lagi, sekaligus memetakan kawasan menjadi bagian umum, rehab dan inti, sehingga bukit pasir setempat mampu berfungsi sebagai lokasi wisata dan perlindungan lingkungan.
Editor: Tony Thamsir
