Seni rupa 3D + tanah liat taman di Budai berkesan realistis
發布時間:
更新時間:

Seni rupa 3 Dimensi dengan sedikit bubuhan tanah liat membuat lukisan yang datar terkesan hidup di bawah pantulan cahaya matahari. Taman desa nelayan di kecamatan Budai kabupaten Chiayi memang telah terkenal dengan lukisan 3 dimensi sejak dulu. Penambahan tanah liat untuk pertama kalinya membuat hasil karya berkesan realistis.
Seniman 3D, Zeng Jin-cheng (曾進成) memaparkan hasil karya yang disajikan di depan mata adalah patung tanah liat. Pada dasarnya, hasil karya 3 dimensi hanya mengambil ruang dari bawah, dengan penambahan tanah liat, maka akan mempunyai satu ruang tambahan pada bagian atas untuk mendapatkan medium 3 dimensi. Sehingga keseluruhan karya akan terlihat realistis melalui kamera.
Terobosan dengan kreasi baru untuk menarik wisatawan
Taman Desa Nelayan Budai kelurahan Haomei di kabupaten Chiayi terkenal karena lukisan 3D, tetapi seiring dengan berkurangnya kesan baru dari taman tersebut, jumlah wisatawan juga berkurang. Guru Zeng sekali lagi mengembalikan keindahan taman dengan kreasi baru untuk menarik wisatawan.
Turis yang pertama kali datang ke kelurahan Haomei untuk melihat gambar 3D bersama sahabatnya yang setengah pensiun mengatakan bahwa dengan berfoto di sini akan memberikan kesan seperti berada dalam lukisan.
Turis yang berasal dari Singapura menuturkan spot yang serupa di Singapura harus dibayar untuk dikunjungi. Sedangkan seni 3 dimensi di Chiayi ini bisa dinikmati secara gratis.
Seni rupa tanah liat 3D butuh waktu 10 kali lipat daripada melukis
Untuk mewujudkan seni rupa 3 dimensi dengan tanah liat ini, guru Zeng membutuhkan waktu sepuluh kali lipat dari lukisan biasa karena harus menunggu tanah liat mengering sebelum dibentuk dan diwarnai. Dan karena kreatifitas dari seniman yang andal dalam berkarya ini, desa nelayan Budai sekali lagi menciptakan kejutan yang mengesankan bagi para wisatawan.
Editor: Shantina
