Topan Jebi timbulkan bencana serius di Jepang
發布時間:
更新時間:
Topan Jebi timbulkan bencana serius di Jepang
Jepang 4 September dihantam Jebi, badai topan paling ganas dalam 25 tahun terakhir. Angin kencang dan hujan deras di Provinsi Honshu, mengakibatkan sedikitnya 10 orang tewas, 300an luka-luka. Genangan air 50 cm di landasan dan apron, memaksa ditutupnya Bandara Kansai. Gelombang tinggi membuat sebuah kapal tanker menabrak jembatan penghubung bandara, masih untung semua dari 11 awak sempat diselamatkan.
Tiupan angin kencang menerbangkan atap rumah dan menggulingkan mobil di kota. Bencana serupa terjadi di berbagai tempat di Jepang barat. Menurut laporan polisi, sebuah gudang pabrik pengolahan logam di Prefektur Shiga runtuh sekitar pukul 15:00, dari tiga pegawai tertimbun, satu meninggal. Sebuah rumah di Prefektur Osaka ambruk, menewaskan penghuninya seorang kakek berusia 70an tahun. Seorang kakek 70an tahun lain tewas tertimbun reruntuhan gudang, dan banyak orang luka akibat jatuhnya papan reklame.
Topan Jebi juga mengakibatkan retakan kaca jatuh dari plafon, melukai penumpang di lobi Stasiun Kyoto Kereta JR, sementara ratusan mobil terbakar di suatu tempat parkir pelelangan dekat pelabuhan di Kota Kobe.
Jebi juga menyebabkan putusnya listrik di 1,6 juta rumah di Osaka, Kyoto dan dua kota lain di kawasan Kansai. Secara keseluruhan, lebih dari 700 penerbangan dibatalkan di seluruh Jepang, dan lalu lintas darat menjadi kacau dengan lumpuhnya sebagian jalur kereta Shinkansen di Kansai, Shikoku dan Chubu.
Setelah melintasi Hokkaido, Jebi tanggal 5 telah melemah menjadi siklon tropis.
Editor: Maidin Hindrawan
