24H直播

Para imigran gelap terobos Ceuta (kota otonom Spanyol di pesisir Afrika Utara)

發布時間: 更新時間:
Kemarin, ratusan imigran gelap menerobos Ceuta selaku kota otonom Spanyol di pesisir Afrika Utara dengan cara berenang atau memanjat pagar perbatasan. Masuknya imigran secara tiba-tiba ke wilayah yang hanya memiliki populasi sebanyak 85.000 jiwa ini memicu krisis kemanusiaan dan sosial, sehingga mendorong pihak berwenang untuk segera mengerahkan petugas kepolisian dan militer tambahan.

Para imigran berlari sekuat tenaga di atas pantai, sementara yang lain, mengenakan pakaian selam sambil berenang menuju tepi pantai. Tanggal 30, Ceuta selaku kota otonom Spanyol di pesisir Afrika Utara kewalahan menghadapi lonjakan imigran dari Maroko yang tiba lewat jalur laut dengan menggunakan alat apung seperti ban atau menerobos dan memanjat pagar perbatasan, sehingga membuat aparat keamanan setempat kewalahan. Dengan populasi hanya 85.000 jiwa, Ceuta merupakan satu-satunya perbatasan darat Uni Eropa di Afrika. Tibanya imigran secara tiba-tiba memicu krisis kemanusiaan. Mengingat Maroko tidak mengakui kedaulatan Spanyol atas Ceuta, muncul kekhawatiran akan terulangnya krisis imigran tahun 2001. Spanyol segera mengerahkan pasukan militer dan kepolisian tambahan, sementara Perdana Menteri Italia mengeluarkan pernyataan yang mengecam aksi imigran gelap di luar kendali tersebut.
 

您的參與,
讓公共服務更完整!
閱讀、按讚,就能客製您的專屬推薦新聞
本網站使用 Cookie 技術提升體驗,詳見服務條款。繼續瀏覽即代表同意上述規範。