Efek Imlek minim, ekonomi lesu, karga kerang kepah di Tainan justru turun
Menjelang Tahun Baru Imlek biasanya adalah waktu meningkatnya permintaan pasar kerang kepah seiring tibanya musim panen dan pemasaran, maka umumnya harga di tambak akan naik untuk kurun waktu singkat. Tapi belakangan ini, permintaan pasar justru lesu, harganya pun tidak naik malah turun. Hal ini diduga berkaitan dengan kondisi ekonomi secara keseluruhan yang kurang baik.
Suhu ekstrem tingkatkan kematian kerang kepah, petambak tertekan
Sup kerang kepah dengan irisan jahe yang dipadukan dengan daun bawang ampuh menghangatkan tubuh di musim dingin yang menggigil. Namun saat turun langsung ke pasar, minat beli kerang kepah ternyata tidak sesuai harapan. Di Distrik Qigu, penghasil utama kerang kepah di Tainan, meskipun saat ini adalah puncak musim panen untuk dipasarkan, suasana ramai tahun-tahun sebelumnya tidak terlihat. Menjelang Tahun Baru Imlek, petambak juga khawatir, jika daya beli terus lesu akan menyebabkan penumpukan stok. Terlebih lagi, cuaca ektrem juga membuat kerang kepah tidak bisa disimpan terlalu lama, yang memberikan tekanan lebih besar pada pengelolaan tambak.
