Pemkot Taipei+New Taipei luncurkan latihan simulasi serangan beruntun lintas kota
Sebagai tindak lanjut kasus serangan acak di Stasiun MRT Taipei akhir tahun lalu, pemkot Taipei dan New Taipei meluncurkan latihan simulasi penyerangan beruntun di sejumlah stasiun MRT. Namun, peringatan pertama yang dikirim ke ponsel warga oleh pemkot New Taipei tidak menyertakan kata "latihan" dalam isi pesan, sehingga warga menyangka telah terjadi serangan nyata.
Pelaku tiba-tiba menyerang penumpang di peron MRT Sanchong Elementary School, Kota New Taipei secara acak dengan pisau. Warga panik dan melarikan diri. Petugas keamanan merespon dengan membawa tongkat anti huru hara dan berusaha melumpuhkan pelaku.
Polisi yang tiba di lokasi segera menggunakan semprotan cabai dan melumpuhkan pelaku dengan taser (senjata kejut listrik). Tim penyelamat juga datang untuk merawat korban luka. Namun, pelaku lain melanjutkan aksinya di Stasiun MRT Daqiaotou, Kota Taipei.
Petugas stasiun MRT segera mengevakuasi penumpang. Namun pelaku nekat menyandera warga dan bersitegang dengan polisi.
Pada momen kritis ini, polisi menembak mati pelaku dan berhasil mengendalikan situasi.
==Ibu Huang // Warga Kota New Taipei (penumpang MRT)==
Situasi tak terduga dapat terjadi kapan saja
Kita harus selalu waspada terhadap potensi bahaya
Pesan teks New Taipei tanpa kata "latihan" membuat warga sempat salah sangka
Latihan tahap ketiga yang digalang oleh Kota Taipei dan New Taipei, diwarnai sedikit insiden teknis. Pada latihan ini, seperti latihan sebelumnya, pesan teks peringatan dikirim kepada warga dalam radius 500 meter. Namun, pesan pertama tidak mencantumkan kata “latihan”, sehingga warga sempat panik. Lima menit kemudian, pesan dikirim ulang dengan menambahkan kata “latihan”. Departemen Pemadam Kebakaran Kota New Taipei menekankan, ke depannya akan meningkatkan pelatihan bagi semua personel.
Serangan acak kerap terjadi belakangan ini, polisi tingkatkan patroli di lokasi ramai
Menyusul serangkaian serangan acak di Tainan dan insiden penyerangan terhadap polisi di Miaoli baru-baru ini, aparat kepolisian di seluruh Taiwan akan memperketat dan meningkatkan frekuensi patroli di lokasi ramai seperti pasar dan stasiun transportasi umum, terutama saat menjelang liburan Imlek.
