NDC tetapkan skala pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 4,56%
Dewan Pembangunan Nasional mengumumkan bahwa target pertumbuhan ekonomi Taiwan untuk tahun ini ditetapkan sebesar 4,56%, dengan target PDB per kapita sebesar 42.170 dolar Amerika. Namun, banyak warga merasa target ini mustahil untuk dicapai. Pakar juga menganggap hal ini sulit dicapai kecuali majikan memperoleh laba dan bersedia mendongkrak gaji pegawainya.
NDC targetkan PDB per kapita 2026 sebesar US$42.170
Dewan Pembangunan Nasional (NDC) mengadakan konferensi pers akhir tahun dengan menekankan peluang PDB per kapita Taiwan untuk kembali melampaui Jepang dan Korea Selatan tahun ini. NDC menyatakan, PDB per kapita Taiwan terus meningkat dari US$20.866 pada 2011 menjadi US$33.111 pada 2021, dan diperkirakan akan mencapai US$40.951 tahun ini, melampaui Jepang dan Korea Selatan. Namun, NDC malah menetapkan target sebesar US$42.170.
Target US$42.170 pada PDB per kapita 2026 dinilai warga mustahil dicapai
Kendati demikian, mayoritas warga menilai target PDB per kapita sebesar NT$42.170 pada tahun ini mustahil dicapai. Pakar SDM mengalkulasi, diperlukan gaji bulanan NT$100.000 untuk mencapai target ini. Di pasar domestik saat ini, hal ini hanya mungkin dicapai oleh pekerja terampil dalam industri teknologi, finansial, atau medis. Sedangkan untuk industri layanan jasa, target ini dinilai sama sekali mustahil.
==Yang Zong-bin // Juru bicara bank SDM==
Kecuali (Anda) adalah bagian dari pengurus sektor industri mamin
Gaji Anda baru bisa mencapai jutaan dolar per tahun
Kalau tidak
Dengan gaji bulanan sebesar NT$30.000-40.000
Gaji tahunan paling tidak juga cuma
Mencapai standar NT$500.000-600.000
Pakar: Diuntungkan oleh AI, PDB/kapita industri semikonduktor sudah capai target
Pakar menjelaskan, industri semikonduktor diuntungkan dari segi perkembangan teknologi AI, maka PDB per kapitanya telah mencapai target. Sebaliknya, sektor tradisional dan jasa mungkin perlu melakukan transformasi industri. Selain itu, faktor peningkatan gaji oleh majikan juga diperlukan guna mengatasi masalah kesenjangan upah.
