Cegat kapal kargo, Taiwan-AS gagalkan kasus peredaran narkoba lintas negara
Petugas Administrasi Patroli laut mencegat sebuah kapal kargo mencurigakan di perairan lepas pantai Pulau Dongsha bulan Juni tahun lalu. Petugas menaiki kapal dan melakukan pengeledahan secara paksa setelah mengetahui bahwa awak kapal berupaya menghancurkan barang bukti. Mereka berhasil menyita narkoba seberat 1,3 ton. Kesebelas tersangka semuanya ditahan.
Diduga selundupkan narkoba, kapal kargo Tanzania disergap petugas patroli laut
Petugas patroli laut menembakkan granat suara sebelum naik ke kapal dan melakukan inspeksi. Kapal kargo asal Tanzania, Jin Chang Long, yang berlayar di jarak 125 mil laut dari perairan selatan Pulau Dongsha, awalnya menolak diperiksa dan tidak menanggapi permintaan petugas. Bahkan, beberapa kru kapal diduga mencoba membuang kantong berisi narkoba ke laut.
==Jian Wan-ru // Jaksa penuntut==
Jumlahnya sangat banyak hingga memenuhi seluruh ruang kabin kami
Bahkan kamar mandi juga penuh
Mereka benar-benar sangat berani
Narkoba dengan bobot total 1.300 kg berhasil disita di kabin dan di permukaan laut
Petugas menemukan 53 kantong narkoba di dalam kabin dan lima kantong lainnya di atas permukaan laut. Hasil tes menunjukkan isinya adalah amfetamin dan ketamin seberat 1.300 kilogram. Operasi ini berhasil mencegah narkoba memasuki Taiwan. Kapal Jin Chang Long dikawal kembali ke Pelabuhan Kaohsiung untuk diperiksa lebih lanjut. Setelah diinterogasi oleh jaksa, 11 tersangka di atas kapal ditahan oleh pengadilan.
DAE AS beri informasi intelijen bahwa kapal diduga selundupkan narkoba ke Taiwan
Kasus penyelundupan narkoba ini terjadi pada akhir Juni tahun lalu, berawal dari informasi intelijen internasional yang diberikan oleh Badan Penegakan Narkoba (DEA) AS, yang memperingatkan bahwa sebuah kapal kargo mencoba menyelundupkan narkoba ke Taiwan. Administrasi Patroli Laut (CGA) Taiwan menyatakan, Taiwan dan DEA AS menjalin hubungan kerja sama stabil dalam jangka panjang. Kedua pihak juga bekerja sama erat dalam dua kasus penyelundupan lintas negara pada 2024, yang menunjukkan kemitraan strategis dalam memberantas narkoba di Asia.
