Ditinggal sopir di jalan provinsial no. 64, penumpang tewas dilindas empat mobil
Seorang sopir taksi yang dipesan melalui platform pemesanan taksi online baru-baru ini menelantarkan penumpang di atas jalan provinsial no. 64, mengakibatkan penumpang tewas dilindas empat mobil di bagian belakang. Kantor Transportasi Umum Kota Taipei menegaskan bahwa berhenti sejenak dan menurunkan penumpang di atas jalan bebas hambatan merupakan tindakan yang melanggar hukum.
Penumpang tewas terlindas di jalan provinsial No. 64, sopir terancam sanksi
Kecelakaan maut terjadi di jalan provinsial no. 64, Kota New Taipei tanggal 25 dini hari. Penumpang berusia 25 tahun bermarga Wen yang naik taksi multi-layanan dalam kondisi mabuk diduga bertengkar dengan sopir dan ditinggalkan di bahu jalan tol. Namun tanpa disadari, ia bergerak menuju tengah jalan hingga mati dilindas empat mobil dari belakang. Kantor Transportasi Umum (PTO) Taipei menyatakan, meskipun izin usaha masih berlaku, sopir terkait telah melanggar beberapa aturan, mencakup berhenti dan menurunkan penumpang di atas jalan tol, maka akan ditindak sesuai hukum.
==Hung Yu-min // Kepala Seksi Umun, Kantor Transportasi Umum Kota Taipei==
Mobil yang berhenti sementara atau parkir
Di atas jalan bebas hambatan
Dapat dikenai denda
Sebesar NT$3.000 hingga NT$6.000
Platform pemesanan taksi online minta maaf, klaim sopir sudah diberhentikan
Platform pemesanan taksi menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan serius ini dan menegaskan kasus tersebut telah memasuki tahap penyelidikan pidana, dan akan mematuhi prosedur penyelidikan. Mereka langsung memberhentikan sopir yang terlibat, dan mobil yang digunakan memiliki asuransi tanggung jawab pihak ketiga untuk penumpang. Namun, hasil akhir masih menunggu klarifikasi polisi dan proses pidana. Serikat Sopir Taksi Kota Taipei menyerukan amandemen untuk memperjelas tanggung jawab manajemen platform pemesanan taksi, dengan alasan regulasi saat ini hanya mengatur sopir dan perusahaan armada, namun tidak mengatur platform pemesanan.
==Hu Di-qi // Dirjen Departemen Transportasi Umum dan Pengawasan, Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MOTC)==
Perusahaan armada tetap bertanggung jawab atas manajemen terkait
Pelanggaran UU Jalan Raya
Dapat dikenakan denda maksimal NT$90.000
Tergantung tingkat keparahan pelanggaran
Paling berat izin usaha dapat dicabut
Sopir klaim penumpang mabuk memulai perkara, keluarga korban bantah tuduhan
Setelah kejadian, polisi meninjau rekaman CCTV dan hanya terdengar sopir mengatakan, "Pak, tolong jangan tendang sandaran kursi dan pintu mobil saya", sementara penumpang bermarga Wen tidak merespons sama sekali. Lewat bantuan perwakilan rakyat, keluarga korban menyatakan sebagian laporan yang menyebutkan bahwa penumpang mabuk dan cekcok dengan sopir merupakan tuduhan palsu. Hal ini telah menimbulkan luka batin yang tidak kalah menyakitkan dibanding musibah nahas ini.
