24H直播

Tak puas karyawan pindah majikan, pemilik peternakan sebarkan racun dengan drone

發布時間: 更新時間:

Kasus pertama penyebar racun dengan menggunakan drone terjadi di Yilan. Tersangka adalah pemilik sebuah peternakan yang diduga tidak puas karena mantan karyawannya ganti majikan. Ia tiga kali menggunakan drone guna menyebarkan racun, yang menyebabkan kematian sejumlah hewan. Jaksa mendakwa tersangka dengan UU Perlindungan Hewan atas tindak perusakan barang.

Drone muncul di angkasa Yilan, sejumlah hewan di sebuah peternakan mati

Sebuah taman atraksi hewan di Desa Dongshan, Kabupaten Yilan menjadi lokasi kasus peracunan menggunakan drone pada Juni, 2023. Diduga tidak puas karena mantan karyawan pindah majikan, pelaku mengoperasikan drone guna menyebarkan pelet alfalfa bercampur racun ke area taman, menyebabkan kematian tiga hewan, termasuk rusa sika dan alpaka.

Pelaku tidak menunjukkan penyesalan, jaksa minta pengadilan jatuhkan hukum berat

Hasil autopsi dokter hewan mengonfirmasi kandungan pestisida terbufos dalam tubuh hewan. Disertai rekaman percakapan ponsel dan kamera pengawas, bukti dinilai kuat. Kejaksaan mendakwa tersangka dengan UU Perlindungan Hewan serta tindak perusakan barang, dan meminta hukuman diperberat karena tidak adanya penyesalan dari tersangka. Diketahui saat ini, surat izin usaha pertunjukan atraksi hewan tersangka masih dalam proses pengajuan. Pemkab menegaskan tersangka dilarang mengajukan izin atas nama pribadi, dan proses perizinan akan diperketat guna mencegah penganiayaan hewan.
a

您的參與,
讓公共服務更完整!
閱讀、按讚,就能客製您的專屬推薦新聞
本網站使用 Cookie 技術提升體驗,詳見服務條款。繼續瀏覽即代表同意上述規範。