Jumlah kasus hepatitis A Taiwan tahun lalu capai 447 orang, tertinggi dalam 9 tahun
Statistik CDC menunjukkan, wabah hepatitis A lokal mencapai 447 kasus pada tahun lalu, mencatat rekor tertinggi dalam sembilan tahun terakhir, di antaranya, lebih dari 80% adalah kalangan pria berusia 30-39 tahun. Penyakit hepatitis A ditularkan lewat makanan dan air yang tercemar virus, kontak dengan individu, perilaku seksual tidak aman dan berbagi jarum suntik. Tingkat keparahan penyakit meningkat seiring bertambahnya usia, lansia diimbau waspada.
Kasus terbanyak diderita oleh kalangan pria berusia 30-39 tahun
Wabah hepatitis A di Taiwan telah mencacat jumlah kasus tertinggi dalam sembilan tahun terakhir. Statistik terbaru Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) tanggal 6 menunjukkan, sejumlah 447 kasus hepatitis A akut ditularkan secara lokal di Taiwan pada 2025, mencetak rekor baru sejak 2017. Di antaranya, 82% penderita adalah kalangan pria berusia 30-39 tahun, menyumbang proporsi terbesar yaitu 36%, diikuti kalangan usia 20-29 tahun sebesar 28%. Jumlah penderita pada puncak epidemi mencapai 65 kasus dalam sebulan. Investigasi epidemiologis mengungkapkan, hampir 40% penjangkitan disebabkan oleh perilaku seksual yang tidak aman.
==Lin Min-cheng // Wakil Dirjen CDC==
Tingkat seropisitivitas antibodi pada kalangan taruna
Pada dasarnya agak rendah
Hal ini membuat mereka lebih rentan
Hepatitis A ditularkan via fese-oral, pasien bisa meninggal akibat hepatitis fulminan
CDC menjelaskan, hepatitis A terutama ditularkan melalui jalur feses-oral dengan mengonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi virus, kontak antar individu, perilaku seksual berbahaya atau berbagi jarum suntik. Masa inkubasi mencapai 50 hari. Gejalanya meliputi demam, kelelahan, kehilangan nafsu makan dan penyakit kuning. Sekitar 70% orang dewasa yang terinfeksi akan mengalami gejala kentara. Tingkat keparahan penyakit meningkat seiring bertambahnya usia, namun bila sembuh, penderita akan mendapatkan imunitas seumur hidup. Kalau tertular, pasien lansia atau penderita penyakit liver kronis berisiko meninggal akibat hepatitis fulminan.
==Yang Jing-hui // Kepala Bidang Penyakit Menular Akut CDC==
Saat ini, belum ada obat efektif untuk menyembuhkan hepatitis A
Kalau menderita hepatitis fulminan
Cuma bisa menjalani upaya pengobatan terapi
Cara cegah hepatitis A: vaksinasi+jaga sanitasi makanan+hindari seks berbahaya
CDC menekankan, vaksinasi adalah cara paling efektif untuk mencegah hepatitis A. Selain itu, virus hepatitis A mampu bertahan di lingkungan keras dan sulit diberantas dengan cara pembekuan atau alkohol. Warga diingatkan untuk selalu cuci tangan dan menjaga sanitasi makanan serta menghindari perilaku seksual yang tidak aman untuk mengurangi risiko infeksi.
