Konsep kesinambungan energi pada Masjid Cambridge Baru
發布時間:
更新時間:
Konsep kesinambungan energi pada Masjid Cambridge Baru
Ada sebuah masjid baru di Cambridge, Inggris. Masjid yang baru diresmikan ini tidak memiliki perbedaan dengan masjid pada umumnya, namun keunikannya adalah struktur pilar yang terbuat dari batang pohon pada aula sholatnya. Atap kaca bundar juga memungkinkan cahaya di setiap sudut ruangan.
Ketua Dewan Pengawas Masjid Cambridge Baru // Tim Winter bertutur, "jejak karbon kami sangat minim. Bisa dilihat bahwa lampu tak perlu dinyalakan di siang hari."
Bangunan masjid memadukan budaya timur dan barat
Panel surya pada atap berfungsi sebagai sarana penunjang kebutuhan listrik. Masjid ini ditetapkan sebagai masjid ramah lingkungan pertama di Eropa. Tentunya, keunikannya bukan hanya pada sektor lingkungan. Desain struktur Masjid Cambridge Baru juga memadukan gaya Gotik yang cukup populer di Inggris. Sejumlah kaligrafi Arab di dinding melambangkan koeksistensi harmonis antara budaya dan agama timur serta barat.
Imam // Sejad Mekic mengemukankan, "saya berharap tempat ini dapat menjadi
sarana komunikasi antar agama. Bangunan ini berfungsi sebagai jembatan komunikasi dengan mengulurkan tangan bagi orang lain, khususnya mereka yang berbeda agama serta kalangan ateis."

Masjid tidak menggunakan alat pengeras suara
Mayoritas warga Inggris adalah umat Kristiani, maka tentunya ada hal yang perlu diperhatikan oleh pihak masjid, misalnya kala masjid di semua negara menggunakan pengeras suara untuk memanggil umat bersembahyang, masjid ini tidak menggunakan hal serupa untuk tidak mengganggu warga.
Editor: Jonathan
