Tikam pilot pesawat, kopilot maskapai Flydubai berhasil dilumpuhkan penumpang
Pesawat menukik tajam 2 kali dalam 1 menit, anjlok hingga ketinggian 17.000 kaki
Dua jam lima belas menit usai lepas landas, sebuah pesawat dari Dubai menuju Tel Aviv di Israel tiba-tiba menyimpang dari jalur navigasi saat berada di zona udara Yordania. Tak sampai satu menit, pesawat tersebut menukik tajam sebanyak dua kali dan anjlok dari ketinggian 34.000 kaki menjadi 17.000 kaki, menyebabkan guncangan hebat dan membuat para penumpang ketakutan. Kapten asal India yang menderita tikaman tergeletak bersimbah darah di lantai kabin, sementara kopilot asal Oman yang awalnya berupaya menabrakkan pesawat berhasil dilumpuhkan berkat kerja sama para penumpang.
Ke-18 penumpang selamat, 3 orang alami luka ringan dan mendapatkan perawatan
Untungnya, di atas pesawat, ada dua pilot lain yang segera mengambil alih kendali, menstabilkan pesawat dan mengalihkannya ke Kota Tabuk di Arab Saudi. Ke-180 penumpang turun dengan selamat, sementara tiga orang yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan. Sekembali ke Israel, salah satu penumpang yang melumpuhkan kopilot secara heroik disambut bak pahlawan di bandara.
Walau terluka, pilot berhasil buka pintu kokpit, Trump puji aksi heroik penumpang
Setelah mengetahui kabar tersebut, Presiden Donald Trump memuji seorang tukang ledeng atas aksi heroiknya dalam menyelamatkan para penumpang. Namun, ia juga mencatat bahwa kunci utama keberhasilan ini berada di tangan sang pilot yang berjuang membuka pintu kokpit walau terluka parah, sehingga akhirnya berhasil mencegah tragedi nahas tersebut.
==Donald Trump // Presiden AS==
Bisa dibilang, ia juga merupakan pahlawan
Karena ia telah membuka pintu kokpit yang terbuat dari baja solid
Dan tak bisa dibuka dari luar
Kopilot yang melakukan aksi kejahatan ditahan dan diselidiki otoritas Arab Saudi
Sementara itu, kopilot yang melancarkan serangan tersebut segera ditahan usai mendarat dan tengah menjalani investigasi pihak berwenang Arab Saudi untuk mengetahui motif kejahatananya. Selanjutnya, ia akan diserahkan ke Uni Emirat Arab.
