24H直播

Pemilik uang tunai NT$1 juta yang ditemukan di toilet kereta THSR sedang dicari

發布時間: 更新時間:
Malam 10 Agustus, petugas kebersihan menemukan sebuah tas jinjing di dalam toilet sebuah kereta THSR yang berangkat dari Nangang menuju Zuoying. Tak disangka, di dalamnya terdapat uang tunai sebesar NT$1 juta. Pihak THSR menyatakan, setiap barang yang ditemukan akan diperiksa, diarsipkan, dan disimpan untuk menunggu pengambilan.

Staf kebersihan temukan tas berisi uang tunai NT$1 juta dalam toilet kereta THSR

Barang yang tertinggal di atas kereta THSR dan pemiliknya tidak dapat dihubungi biasanya akan diumumkan lewat informasi (tanggal penemuan) online dan disimpan sementara oleh pihak perusahaan. Tanggal 10 malam, petugas THSR menemukan sebuah tas berisi uang tunai NT$1 juta dalam toilet kereta yang menuju selatan.

==Wang Rou-ting // Reporter PTS==
Di dalam toilet kereta THSR rute Nangang menuju Kaohsiung
Ditemukan uang tunai sebanyak NT$1 juta
Siapakah pemiliknya? Hingga kini masih menjadi misteri
Kendati demikian, polisi menyatakan, (barang) ini sudah diproses dan diumumkan
Oleh Perusahaan THSR sesuai UU Perkeretaapian untuk diklaim oleh pemiliknya

Tas berisi uang tunai NT$1 juta ditemukan staf kebersihan, tunggu diklaim pemilik

Tas tersebut ditemukan oleh petugas kebersihan kereta. Perusahaan THSR menyatakan akan melacak dan menghubungi pemilik untuk proses pengambilan (klaim), jika tidak, barang ini akan diarsipkan dan disimpan sementara selama satu tahun. Setelah periode ini berakhir, barang berupa perangkat elektronik akan dikirim ke perusahaan untuk dimusnahkan, sedangkan pakaian dan barang pribadi lainnya yang masih layak dipakai akan didonasikan ke organisasi amal.

Penemuan uang tunai NT$4 juta di atas kereta singkap kasus remitansi ilegal

Ini bukan kasus pertama penemuan uang tunai dalam jumlah besar di atas sarana transportasi umum. Pada 2019, Chen Ming-wen yang saat itu menjabat sebagai legislator Partai DPP meninggalkan sebuah koper berisi uang tunai NT$3 juta di atas kereta THSR. Belum lama lalu, seorang pria Vietnam bermarga Hu juga meninggalkan uang tunai NT$4 juta di dalam kereta TRC yang berujung pada terungkapnya kasus transaksi remitansi ilegal melampaui NT$230 juta antara Taiwan dan Vietnam. Pada Februari lalu, Kantor Kejaksaan Distrik Tainan mendakwa empat oknum, termasuk seorang wanita Vietnam pemilik toko makanan, atas pelanggaran UU Perbankan dan menyita uang tunai tersebut. Sementara, pria bermarga Hu yang memicu kontroversi setelah meninggalkan uang NT$4 juta, malah kabur ke luar negeri sembilan hari kemudian. Kasus ini akan diputuskan pada akhir bulan dan menjadi sorotan publik.
 

您的參與,
讓公共服務更完整!
閱讀、按讚,就能客製您的專屬推薦新聞
本網站使用 Cookie 技術提升體驗,詳見服務條款。繼續瀏覽即代表同意上述規範。