24H直播

Tata kelola Stasiun Taipei beralih tangan, lantai catur hitam putih tinggal kenangan

發布時間: 更新時間:
Pusat perbelanjaan di Stasiun Taipei akan dikelola oleh Shin Kong Mitsukoshi, yang akan menghabiskan dana sebesar satu miliar dolar Taiwan untuk renovasi, dengan masa konstruksi selama dua tahun delapan bulan. Namun, setelah renovasi, jam dinding dan lantai papan catur di lobi akan menjadi lembaran sejarah.

Jam dinding Choo Choo digantikan layar LCD guna sediakan layanan multilingual

Jam dinding “Choo Choo” di Stasiun Taipei yang menampilkan kereta mini dan roda gigi yang berputar akan menjadi kenangan. Berdasarkan diagram ilustrasi kontraktor baru, jam ini akan digantikan dengan layar LCD besar. Layar elektronik memanjang akan dipasang di kedua sisi aula stasiun untuk menyediakan layanan multilingual.

==Hsue Yi-jia // Reporter PTS==
Stasiun Taipei akan memasuki periode proyek renovasi
Berdasarkan program rancangan pengelola baru
Proposal proyek renovasi akan diajukan pada akhir Agustus
Setelah disetujui oleh Perusahaan TRC, proyek renovasi bisa segera dimulai
Sementara desain lantai bercorak papan catur hitam putih yang dikenal luas ini
Dipastikan tidak akan digunakan lagi

==Wisatawan==
Saya rasa sangat kotor
Jadi sebaiknya dibenahi sedikit

==Wisatawan==
Ini jadi sebuah kenangan, jadi sepertinya
Kalau berkunjung ke Stasiun Taipei, kita harus bersila sambil makan

Shin Kong Mitsukoshi berharap hadirkan keindahan Taiwan bagi para wisman

Selaku pengelola baru, Shin Kong Mitsukoshi beraspirasi agar para wisman dapat merasakan keindahan Taiwan melalui sarana Stasiun Taipei. Proyek renovasi akan berlangsung selama dua tahun delapan bulan tanpa menghentikan kegiatan operasional. 70% kapasitas operasional akan dipertahankan melalui pendekatan bertahap. Pengunjung tetap dapat membeli bento TRC selama periode ini.

Larangan duduk di lantai TMS selama pandemi oleh TRC picu kontroversi

Seiring dengan pengambilalihan tata kelola pusat perbelanjaan oleh tim baru, warga pun bertanya-tanya apakah "larangan duduk" akan diberlakukan di aula stasiun. Sebelumnya, Perusahaan TRC sempat melarang penumpang duduk atau berkumpul di lantai selama masa pandemi, bahkan berencana memberlakukannya secara permanen, namun akhirnya memutuskan untuk membuka akses aula dengan memasang stiker lantai bergambar senyum dalam 10 bahasa sebagai wujud keberagaman dan inklusivitas.

==Liu Xi-lin // Profesor National Kaohsiung University of Hospitality and Tourism==
Dari segi pariwisata
Kotak bercorak catur ini justru populer di kalangan turis
Yang juga ingin mencoba untuk duduk di tempat ini, sehingga telah menjadi
Fenomena pariwisata unik di Stasiun Taipei

Bersila jadi ciri khas di TMS, pakar: Cari titik imbang kebutuhan berbagai pihak

Pakar bidang pariwisata menganalisis, keputusan untuk tidak menyediakan tempat duduk di aula stasiun awalnya bertujuan untuk memastikan kelancaran arus penumpang di Stasiun Taipei; namun, munculnya budaya "duduk di lantai" kemudian menjadi ciri khas pariwisata setempat. Ke depannya, pengelola baru akan menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan kebutuhan dari berbagai pihak.
 

您的參與,
讓公共服務更完整!
閱讀、按讚,就能客製您的專屬推薦新聞
本網站使用 Cookie 技術提升體驗,詳見服務條款。繼續瀏覽即代表同意上述規範。