CWB: Gempa utama berskala 6,8 SR guncang desa Chishang, Taitung
Saat gempa, air di bak mandi terguncang hingga tersembur keluar. Awalnya, Sabtu malam pk. 21:41, Taitung dikejutkan gempa berskala 6,4 SR disertai serentetan gempa susulan berikutnya. Tetapi pada Minggu sore pk. 14:44, gempa kuat bermagnitudo 6,8 SR di kedalaman 7 km kembali mengguncang Taitung. Intensitas terbesar hingga mencapai level 6 kuat dapat dirasakan di desa Chishang. Setelah melalui revisi, Biro Cuaca Pusat (CWB) menyatakan bahwa ini barulah gempa utama dan gempa sehari sebelumnya adalah gempa awal.
Ketua Pusat Seismologi, CWB, Chen Kuo-chang mengatakan, “Dapat diketahui bahwa tidak ditemukannya gempa besar dalam 50 tahun terakhir, berarti sudah lebih dari 100 tahun belum muncul gempa kuat pada lokasi ini, jadi energi yang terakumulasi sangat besar.”
CWB: Gempa awal sebanyak 73 kali jarang muncul pasca gempa utama
CWB menyatakan bahwa fenomena gempa awal sebanyak 73 kali pasca gempa utama, dimana 5 diantaranya berskala lebih dari 5 SR adalah hal yang sangat langka. Guncangan terkuat muncul di desa Chishang dengan skala 6 kuat, disusul Yuli, Hualien 6 lemah, Yushan 5 lemah, dan Taichung, Changhua, Nantou, Yunlin, Chiayi, Kaohsiung dan Pingtung masing-masing 4. CWB menyatakan bahwa gempa kali ini disebabkan oleh patahan lapisan pegunungan sentral, tetapi CWB juga berspekulasi bahwa intensitas gempa susulan akan cenderung melemah.
Pakar: Patahan lapisan pegunungan sentral diperkirakan mencapai 300 km
Mengenai patahan lapisan pegunungan sentral, CWB mengakui mungkin terkubur jauh di bawah tanah dan masih perlu penelitian lebih lanjut. Pakar menunjukkan bahwa ini adalah patahan yang baru diketahui dalam belasan tahun terakhir. Panjang patahan dari Hualien ke Semenanjung Hengchun saat ini diperkirakan mencapai sekitar 300 km.
Frekuensi 8 kali gempa di atas 6 SR tahun ini melampaui standar
Gempa besar 918 Chishang kali ini berada di urutan keenam atau ketujuh gempa terbesar dalam 20 tahun terakhir. Pola gempa kali ini mirip dengan gempa Meilun pada tahun 2018, yakni muncul gempa awal pasca gempa utama. CWB menyatakan bahwa fenomena gempa sebanyak delapan kali di atas 6 SR pada tahun ini telah melebihi frekuensi rata-rata.
