Serangan siber beruntun, suhu kulkas supermarket di banyak negara naik tiba-tiba

發布時間: 更新時間:
Prancis dan sejumlah negara Eropa dewasa ini mengalami serangkaian serangan siber, mencakup peretasan sistem pendingin supermarket, sabotase suhu penyimpanan bank darah Prancis, yang sengaja dinaikkan hingga 110 derajat Celsius, dan pembobolan dana bank senilai US$133 juta. Kini, ancaman siber telah merambah ke infrastruktur penting dan kehidupan warga sehari-hari.

Bank penyimpanan darah Prancis disabotase, suhu melonjak hingga 110°C

Bank Darah Prancis (ESF) diretas tanggal 2 larut malam. Suhu pendingin dimanipulasi hingga 110 derajat Celsius. Untungnya, alarm berbunyi, plasma darah segera dipindahkan atau diisolasi sehingga tidak menimbulkan kerusakan. Sementara itu, sarana pendingin di 100-an supermarket di Belgia, Swedia dan Jerman juga diretas, mengakibatkan sejumlah makanan membusuk dan kerugian sebesar puluhan juta Euro.

Peretas bobol bank, cuci dana US$133 juta lewat mata uang kripto

Tanggal 4, Bank Credit Mutuel Arkea di Prancis juga mengonfirmasi bahwa mereka terkena serangan siber, dana US$133 dialihkan ke bursa mata uang kripto untuk pencucian uang. Serangkaian insiden ini menyoroti ancaman yang dihadapi infrastruktur penting di Eropa. Modus serangan siber kini telah meluas dari sekadar pencurian data pribadi menjadi gangguan langsung terhadap kehidupan warga, layanan medis dan sistem finansial.
 

本網站使用 Cookie 技術提升體驗,詳見服務條款。繼續瀏覽即代表同意上述規範。