Mantan pembawa acara CCTV cari suaka di Taiwan namun berujung dideportasi
==Cheng Wanjun//Mantan pembawa acara CCTV==
Pada tahun 2019, saya dilaporkan setelah terekam mengomentari
Seorang penguasa yang menyebabkan kehancuran negara dalam rapat rutin kantor
Pemimpin tertinggi Tiongkok memerintahkan penyelidikan menyeluruh
Seluruh unit kerja (saya) terkena penindakan
Saya sendiri juga menjalani hukuman penjara selama enam tahun
Dipersekusi akibat komentari penguasa, lalu kabur ke luar negeri usai dibebaskan
Jurnalis asal Tiongkok, Cheng Wanjun, merekam video untuk meminta bantuan di Bandara Taoyuan. Saat datang dari Tailan tanggal 2, ia nekat meninggalkan zona transit tanpa izin dan mengaku sempat dipenjara akibat pernyataan yang diungkapkan. Setelah bebas, ia melarikan diri ke luar negeri. Berhubung khawatir dideportasi di Tailan, ia memutuskan mencari suaka politik di Taiwan dan berharap diizinkan tinggal sementara di Taiwan sebelum dibantu dialihkan ke negara ketiga. Namun, Badan Imigrasi Nasional (NIA) menilai Cheng masih bebas keluar masuk Tiongkok sehingga tidak memenuhi kualifikasi suaka, dan persekusi yang dialaminya juga tidak dapat diverifikasi, maka memutuskan memulangkannya ke Tailan sesuai prosedur yang berlaku.
Penanganan terhadap warga Tiongkok yang cari suaka di Taiwan berbeda-beda
Sebelumnya juga pernah ada beberapa warga Tiongkok yang mencari suaka kemanusiaan di Taiwan, namun penanganan selanjutnya berbeda-beda. September tahun ini, pengacara HAM Tiongkok, Wang Xiahong memperoleh izin penempatan sementara selama tiga bulan dari pemerintah. Sementara pada Agustus 2024, penulis asal Tiongkok, Deng Liting bersama keluarganya yang nekat meninggalkan zona transit di Taiwan, dibantu dialihkan ke negara ketiga sesuai keinginan mereka.
==Tseng Chien-yuan//Direktur Eksekutif New School for Democracy (NSD)==
Jadi, saya pikir kekhawatiran pemerintah adalah
Jika kasus ini menjadi preseden
Semakin banyak orang akan meniru cara yang serupa untuk datang ke Taiwan
Hal ini berpotensi menimbulkan beban pemerintah dalam pengelolaan negara
Maupun keamanan nasional
Taiwan belum memiliki UU pengungsi, ormas imbau bentuk mekanisme penanganan
Menurut Tseng Chien-yuan, ketiadaan UU Pengungsi membuat dasar prosedur hukum proses verifikasi suaka politik di Taiwan kurang jelas, dan mengimbau agar sistem penanganan pengungsi segera dibentuk. Sementara terkait pengalihan ke negara ketiga seperti Eropa dan AS, ia berharap koordinasi dapat dilanjutkan lewat praktik administratif yang selama ini berlaku.
