Kuntit putra sulung Presiden Lai, wanita di AS diduga merupakan informan Tiongkok

發布時間: 更新時間:
FBI Amerika Serikat menangkap seorang perempuan keturunan Tionghoa berusia 34 tahun di Bandara Los Angeles pada tanggal 4. Pelaku diduga menjalankan instruksi pemerintah Tiongkok untuk memata-matai putra Presiden Taiwan Lai Ching-te yang bernama Lai Ting-yu, beserta keluarganya di AS.

Wanita ditahan di Bandara LAX saat hendak naik pesawat menuju Tiongkok

Wanita keturunan Tionghoa di dalam foto yang dirilis FBA ini bernama Zhang Wan-ying. Menurut laporan media setempat, ia bekerja sebagai agen real estat di California namun diduga bekerja bagi pemerintah Tiongkok bersama rekannya guna melakukan spionase terhadap Lai Ting-yu, putra sulung Presiden Lai Ching-te. Ia dicegat dan ditangkap di Bandara Internasional Los Angeles saat hendak menumpangi pesawat menuju Tiongkok tanggal 4 waktu setempat.

==Karen Kuo // Juru Bicara Kantor Kepresidenan==
Ini adalah contoh tipikal penindasan lintas negara
Terhadap tindakan barbar yang mengabaikan hak asasi manusia
Serta intimidasi yang mengancam
Para pejuang kebebasan, demokrasi beserta keluarganya
Kami menyampaikan kecaman yang paling keras

Kantor Kepresidenan sampaikan apresiasi atas perlindungan dari otoritas AS

Kantor Kepresidenan segera menegaskan, tindakan semacam ini tidak dapat ditoleransi oleh peradaban, serta menyampaikan apresiasi terhadap aparat penegak hukum AS atas bantuan dan perlindungan yang diberikan kepada warga Taiwan. Lai Ting-yu, yang kini berusia 30-an tahun, merupakan teknisi yang meraih gelar doktor di AS dan berkarier di sebuah perusahaan elektronik multinasional. Ia dan istrinya memiliki seorang putra. Penyelidikan mengungkapkan, Zhang Wan-ying menjalin kontak dengan setidaknya dua orang yang diduga sebagai pejabat pemerintah Tiongkok. Kamera CCTV tetangga bahkan merekam peristiwa saat ia memotret Lai beserta keluarganya saat mereka tiba di rumah.

FBI: AS tak lagi jadi tempat yang aman bagi musuh asing untuk lancarkan spionase

Direktur FBI juga menyatakan lewat unggahan artikel, siasat Zhang Wan-ying untuk menyelinap ke Shanghai dengan menggunakan pesawat merupakan hal "mustahil", serta memperingatkan bahwa Amerika tidak lagi menjadi tempat yang aman bagi musuh asing untuk melancarkan kegiatan spionase. Pakar menilai, hal ini mungkin akan menjadi sebuah rutinitas bagi Tiongkok untuk menekan Taiwan.

==Profesor Madya Lin Ying-yu // Institut Studi Strategis Internasional, Universitas Tamkang==
Ke depan, perlindungan yang kita berikan tidak lagi sebatas
Pada vigur VIP atau pejabat tinggi saja
Tetapi juga siapa pun yang berada di lingkaran terdekat para pejabat
Kini juga harus kita waspadai dan lindungi

Lawan tindasan Tiongkok di luar negeri, MAC berencana revisi UU Anti-Infiltrasi

Berdasarkan statistik MAC (Dewan Urusan Daratan Tiongkok), Tiongkok telah melancarkan sedikitnya 140 kali penindasan transnasional terhadap Taiwan, dengan korban mencapai 126 orang. Saat ini, MAC sedang berupaya merevisi UU Anti-Infiltrasi sebagai langkah resistensi yang diharapkan meraih dukungan dari semua pihak.
 

本網站使用 Cookie 技術提升體驗,詳見服務條款。繼續瀏覽即代表同意上述規範。