Jumlah wisatawan Taiwan pada Agustus turun 35% dari masa sebelum pandemi
Wisata kuliner Yongkang Street pikat turis Jepang dan Korea
Yongkang Street, Taipei, selalu dipadati wisatawan, terutama asal Jepang dan Korea. Berbagai kuliner tersohor di kawasan ini selalu memicu antrean panjang pembeli.
==Wisatawan Korea==
Banyak gedung besar
Banyak juga hal yang bisa dicoba dan dinikmati
==Pelaku usaha di Yongkang Street==
(Katanya turis Jepang dan Korea berkurang) Ya, betul
(Menurut Anda kurang seberapa banyak)
Sekitar setengah, omzet lumayan terdampak
Pelaku usaha lokal mulai rasakan dampak penurunan wisatawan asing
Pelaku usaha di kawasan Yongkang mengeluhkan sepinya kunjungan wisatawan asing pada Sabtu sore. Dari data lembaga riset kebijakan pariwisata mencatat jumlah pelancong mancanegara pada Agustus lalu mencapai 660.000 orang. Angka ini masih 35 persen di bawah level sebelum pandemi, dan merosot dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 670.000 orang. Penurunan paling tajam terlihat pada pasar utama, yakni wisatawan asal Jepang dan Korea. Akademisi menilai tren negatif ini dipicu oleh penguatan nilai tukar dolar Taiwan, serta melonjaknya harga tiket rute Taiwan-Jepang akibat tingginya minat warga lokal untuk berlibur ke luar negeri.
Akademisi prediksi kunjungan turis ke Taiwan capai 8,9 juta orang tahun ini
Sejak awal tahun, lonjakan wisatawan ke Taiwan hanya terjadi pada kuartal pertama. Total kunjungan sepanjang tahun ini pun diperkirakan tertahan di angka 8,9 juta orang.
==Profesor Huang Zheng-cong // Departemen Pariwisata, Universitas Providence==
Pertumbuhan hampir terhenti pada kuartal kedua
Memasuki kuartal ketiga
Juga belum menunjukkan pertumbuhan, jadi secara keseluruhan
Kelihatannya untuk tahun ini
Mempertahankan pertumbuhan 2% saja masih menjadi tantangan
Gaet wisman di tengah perubahan situasi global, Ditjen Pariwisata evaluasi strategi
Perdana Menteri Cho Jung-tai sempat menargetkan angka kunjungan wisatawan di atas 10 juta orang. Menanggapi perubahan situasi global, Ditjen Pariwisata terus memantau dinamika internasional dan mengevaluasi strategi terhadap sumber pariwisata utama guna memperkuat daya tarik bagi pelancong mancanegara.
