Pabrik di kawasan industri jadi tempat pesta narkoba, 38 oknum dibekuk polisi
Polisi luncurkan sidak, tahan 3 tersangka utama dan 35 PMA Vietnam
Tersangka nekat mengoperasikan KTV sebagai tempat pesta narkoba bagi para PMA sejak Maret, dengan keyakinan bahwa lokasi yang terselubung di dalam gang buntu akan membuat bisnisnya luput dari pantauan. Namun tak disangka, petugas kepolisian tiba dan menggerebek serta mengepung area dari kedua sisi untuk memastikan tidak ada satu oknum pun yang luput. Polisi menangkap tiga tersangka utama, 35 PMA Vietnam dan menyita sejumlah barang bukti termasuk bubuk katinon, 200-an bungkus kopi narkoba, etomidate, dan ketamin.
==Zheng Yu-sheng // Ketua tim satgas kepolisian kriminal Kota Kaohsiung==
Saat dilakukan penggerebekan secara paksa
Sejumlah PMA Vietnam di lokasi sontak panik dan berlarian untuk bersembunyi
(Petugas) mengepung dari sisi depan dan belakang
Dari ke-35 PMA Vietnam di sana, tidak ada satu pun yang lolos
Setelah diperiksa, 3 di antaranya berstatus kaburan
Otoritas perluas investigasi sumber narkoba, imbau PMA untuk mematuhi hukum
Tiga di antara PMA Vietnam yang diamankan berstatus kaburan dan diserahkan ke Kantor Kejaksaan dan Ditjen Imigrasi Nasional. Petugas sedang memperluas penyelidikan guna melacak sumber narkoba tersebut. Di tengah perubahan struktur ekonomi Taiwan yang ditandai dengan tibanya para PMA, Asosiasi New Inhabitants in Taiwan mengimbau agar PMA mematuhi hukum setempat dan tidak terlibat dalam aksi ilegal karena mereka merupakan sosok yang mewakili citra negara.
==Nguyen Thi Huong // Ketua Asosiasi New Inhabitants in Taiwan Kota Kaohsiung==
Sebelum mereka (PMA) dibawa oleh agen penyalur
Juga harus ada penyuluhan
Mengenai hukum di Taiwan
Tinggal di mana saja tetap sama, Vietnam atau Taiwan
Kita harus menghormati hukum yang berlaku di Taiwan dan negara lainnya
Jual narkoba Golongan 3, tersangka utama divonis penjara 7 tahun ke atas
Tiga tersangka utama terancam hukuman penjara minimal tujuh tahun atas pelanggaran perdagangan narkoba Golongan 3. Kepolisian Kaohsiung telah mengungkap 102 kasus narkoba tahun ini, bertambah 36 kasus dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dan kelak akan menargetkan tempat hiburan tertentu untuk menggencarkan upaya pemberantasan narkoba.
