Upah bulanan 70% pekerja di bawah angka median, capai rasio tertinggi baru
Tingkat upah terbaru capai NT$49.343, angka median upah reguler NT$39.453
Tanggal 10, Ditjen Anggaran, Akuntansi dan Statistik (DGBAS) merilis statistik upah terbaru yang menemukan rata-rata upah reguler seluruh karyawan pada bulan Juni mencapai NT$49.343, naik 3,18% per tahun, dan selisih NT$10.000 dengan angka median upah reguler yang mencapai NT$39.453.
==Ibu Li // Warga==
Biaya hidup warga terlampau tinggi, harga barang semuanya telah melambung
Sedangkan gaji yang diperoleh rata-rata hampir habis menjelang akhir bulan
DGBAS: Peningkatan angka PMA+sebagian pekerja paruh waktu jadi faktor utama
Diamati secara keseluruhan, rata-rata upah bulanan seluruh karyawan dari Januari hingga Juni pada paruh pertama tahun ini mencapai NT$48.981, mencatat rekor tertinggi dalam enam tahun terakhir. Namun, proporsi karyawan yang berpenghasilan di bawah upah rata-rata juga mencetak rekor tertinggi sebesar 70,03%. DGBAS menjelaskan, peningkatan pesat angka PMA dan sebagian pekerja paruh waktu telah mendorong kenaikan skala pekerja yang berpenghasilan di bawah upah rata-rata.
==Hsin Bing-long // Ketua Asosiasi Pengembangan Ketenagakerjaan==
Dalam satu hingga dua tahun terakhir
Angka PMA di Taiwan
Memang mengalami pertumbuhan pesat
Akibat masalah krisis pekerja parah akhir-akhir ini
Maka kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan saat ini lebih cenderung
Diorientasikan ke arah pelonggaran jumlah (PMA)
Berhubung mereka hanya mendapat upah minimum
Peningkatan jumlah kalangan ini
Memang berpotensi mendongkrak proporsi
Orang yang berpenghasilan di bawah upah rata-rata
Gaji rata-rata sektor industri teknologi tertinggi, kesenjangan upah melebar
Bank SDM menunjukkan, gaji rata-rata sektor industri teknologi saat ini mencapai kisaran NT$50.000, namun gaji rata-rata sektor layanan konsumen hanya sekitar NT$36.000, mengindikasikan kian melebarnya kesenjangan upah antar industri.
