24H直播

Pasutri Indonesia di Taiwan melestarikan tarian tradisional Jawa Tengah

發布時間: 更新時間:
Indonesia memiliki kekayaan seni dan budaya yang sangat beragam, salah satunya adalah tarian tradisionalnya yang dikenal luas hingga seluruh dunia. Namun seiring perubahan zaman, minat generasi muda terhadap tari tradisional semakin menurun, sehingga kelestarian seni tari di Indonesia menghadapi ancaman kepunahan. Di Taiwan, ada sepasang suami istri pekerja migran asal Indonesia yang berusaha memperkenalkan seni tari tradisional Jawa Tengah kepada masyarakat. Melalui berbagai kesempatan pertunjukan, mereka beraspirasi untuk meneruskan warisan budaya tari Indonesia.

Para penari di lapangan terbuka meliuk sambil mengikuti irama musik gamelan. Mereka adalah Seno dan Rita. Keduanya merupakan pasangan suami-istri Indonesia di Taiwan. Mereka menampilkan tarian tradisional klasik Jawa Tengah yang menceritakan kisah asmara sosok ksatria perkasa bernama Gatotkaca dan seorang bidadari cantik.

Setelah 10 tahun bekerja di Taiwan, status Seno beralih dari PMI menjadi pelajar

Lahir dalam keluarga seniman, sejak kecil, Seno mulai mengembangkan bakat tari tradisional. Saat ini, ia merupakan siswa asing jurusan Bisnis Internasional di Universitas Ming Chuan. Namun ini bukan status yang dikemban sejak pertama tiba di Taiwan. Ia sempat bekerja selama 10 tahun di sebuah pabrik suku cadang di Taoyuan. Saat ditanya mengapa ia memutuskan untuk beralih haluan, Seno mengungkapkan bahwa ia pernah menyaksikan rekannya mengalami perlakuan tidak adil, mulai dari dikenakan pungli hingga aksi perundungan yang akhirnya mendorong ia untuk berhenti bekerja, pulang ke Indonesia dan mengajukan status baru sebagai pelajar untuk kembali mengunjungi Taiwan.

Rita berharap perawat migran dicakupkan dalam sistem asuransi ketenagakerjaan

Walau baru terjun dalam belantika tari-tarian tradisional, Rita yang kini berstatus perawat migran telah menunjukkan bakat profesional di bawah bimbingan Seno. Walau sering diundang tampil, ia harus merogoh kocek untuk membeli alat rias dan kostum panggung. Hal ini merupakan beban finansial yang tidak sedikit bagi seorang PMI yang hanya digaji NT$20.000 per bulan. Oleh sebab itu, Rita berharap agar ke depannya, perawat migran dapat dimasukkan dalam cakupan sistem asuransi ketenagakerjaan, sehingga taraf upah mereka dapat ditingkatkan.

Pasutri berharap terus berkiprah di Taiwan lewat program retensi pekerja terampil

Fokus utama Seno dan Rita untuk saat ini masih tertumpu pada upaya untuk menyelesaikan studi dan kontrak kerja. Namun ke depannya, mereka juga tidak mengesampingkan ketersediaan program retensi pekerja terampil sebagai peluang untuk dapat terus menetap dan menggapai aspirasi mereka dalam memperkenalkan seni tari tradisional kepada komunitas Taiwan.
 

您的參與,
讓公共服務更完整!
閱讀、按讚,就能客製您的專屬推薦新聞
本網站使用 Cookie 技術提升體驗,詳見服務條款。繼續瀏覽即代表同意上述規範。