Petisi penggulingan Xi lagi viral, pakar: Petisi ke pemerintah tetap sulit jatuhkan Xi
Kehadiran Kevin Tsai di ajang kampanye bikin heboh, MAC: RRT jangan ikut campur
Kehadiran sosok entertainer Kevin Tsai dalam acara peluncuran markas kampanye Wali Kota Taipei, Chiang Wan-an, sempat memicu kehebohan. Tsai belakangan baru mengunggah pernyataan di Weibo bahwa ia tidak mendukung Taiwan merdeka, cuma berharap agar hubungan antar selat dapat terjalin secara harmonis, kali ini berkomentar bahwa acara berlangsung dengan sukses, namun pernyataannya ini kembali menyentuh isu sensitif antar selat. Menanggapi hal tersebut, Menteri Dewan Urusan Daratan (MAC), Chiu Chui-cheng kembali mengimbau Tiongkok secara tegas untuk tidak melakukan penindasan transnasional atau mencampuri urusan pemilu Taiwan.
Para mahasiswa rilis surat terbuka, desak pemberlakukan masa jabat presiden
Seiring dimulainya Sidang Pleno Kelima Tiongkok, area di sekitar Lapangan Tiananmen, Beijing dijaga ketat oleh sejumlah aparat kepolisian. Pertemuan tertutup yang berlangsung selama empat hari ini dipandang oleh para pengamat sebagai indikator krusial menjelang perombakan kepemimpinan pada 2027. Sementara itu, sebuah surat terbuka oleh sejumlah mahasiswa yang beredar di internet menyerukan pemberlakuan kembali batasan masa jabatan presiden Tiongkok dan amendemen konstitusi guna medorong demokrasi.
==Arthur Wang // Sekretaris Jenderal APEIA==
Pada saat ini terdapat seruan semacam itu
Bisa dikatakan, ini juga merupakan bentuk tantangan bagi Xi Jinping
Atas upayanya kembali menjabat sebagai Sekjen Partai pada Kongres ke-21
Pada tahun depan maupun kembali menjabat
Sebagai Presiden Tiongkok pada tahun berikutnya lagi
Fakta sulit diverifikasi, pakar: Petisi dari rakyat ke pemerintah tetap sulit jatuhkan Xi
Namun, Radio Free Asia (RFA) menunjukkan, saat ini sulit untuk memverifikasi apakah situs penggalang surat berlokasi di Tiongkok dan tidak dapat memastikan apakah petisi ini ditandatangani oleh para mahasiswa. Pakar bernama Wang Chih-sheng berpendapat, jika dilihat dari struktur Sidang Pleno Kelima Tiongkok, faktor yang menentukan apakah Xi Jingping dapat melanjutkan kekuasaannya secara stabil sebenarnya tidak segampang meluncurkan petisi yang ditandatangani dari bawah ke atas mulai dari luar hingga ke dalam Tiongkok. Fokus pengamatan tertuju pada pengisian lebih dari 45 bangku kosong di Komite Sentral, serta apakah Xi Jinping akan terus berkuasa penuh atau apakah akan ada program kaderisasi penerus jabatan.
