AS siarkan prosesi hukuman mati pertama dalam 60 tahun terakhir terhadap Hasan
Tanggal 7, Presiden AS Donald Trump menyetujui pelaksanaan hukuman mati dan menegaskan bahwa Hasan akan dieksekusi oleh regu tembak AS guna menegakkan keadilan. Hasan adalah mantan psikiater Angkatan Darat AS yang melepaskan tembakan ke arah tentara yang sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di sebuah gedung medis di Texas pada 2009, dan menewaskan 13 orang, melukai 32 lainnya. Dalam persidangan, Hasan menyatakan bahwa serangan tersebut dilancarkan untuk mencegah militer AS bertolak ke Afganistan guna membunuh sesama kaum Muslim. Tanggal 5, Departemen Pertahanan menyatakan, eksekusi akan dilaksanakan di lokasi kejadian di Fort Hood pada 3 Desember, dan disiarkan langsung melalui internet. Namun, pakar khawatir, siaran langsung hukuman mati berisiko menjadi tontonan publik dan memicu kontroversi hukum.
