AS siarkan prosesi hukuman mati pertama dalam 60 tahun terakhir terhadap Hasan

發布時間: 更新時間:
Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengumumkan, Nidal Hasan, pelaku penembakan pada tahun 2009, akan dieksekusi pada 3 Desember, menjadikannya narapidana pertama yang dihukum mati oleh militer AS dalam 60 tahun terakhir. Pada insiden tersebut, Hasan melepaskan tembakan yang menewaskan 13 tentara AS. Prosesi eksekusi akan disiarkan secara langsung lewat persetujuan Presiden Trump.

Tanggal 7, Presiden AS Donald Trump menyetujui pelaksanaan hukuman mati dan menegaskan bahwa Hasan akan dieksekusi oleh regu tembak AS guna menegakkan keadilan. Hasan adalah mantan psikiater Angkatan Darat AS yang melepaskan tembakan ke arah tentara yang sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di sebuah gedung medis di Texas pada 2009, dan menewaskan 13 orang, melukai 32 lainnya. Dalam persidangan, Hasan menyatakan bahwa serangan tersebut dilancarkan untuk mencegah militer AS bertolak ke Afganistan guna membunuh sesama kaum Muslim. Tanggal 5, Departemen Pertahanan menyatakan, eksekusi akan dilaksanakan di lokasi kejadian di Fort Hood pada 3 Desember, dan disiarkan langsung melalui internet. Namun, pakar khawatir, siaran langsung hukuman mati berisiko menjadi tontonan publik dan memicu kontroversi hukum.
 

本網站使用 Cookie 技術提升體驗,詳見服務條款。繼續瀏覽即代表同意上述規範。