Cho desak peninjauan anggaran, KMT tuntut distribusi NT$20.000 tahun ini
Cho desak partai berkuasa+oposisi untuk tinjau anggaran berdasarkan batas waktu
Dalam rapat sesi baru Yuan Legislatif tanggal 29, PM Cho Jung-tai memimpin tim kabinet menuju gedung parlemen untuk menyampaikan laporan anggaran umum tahun 2027 sekaligus mengimbau partai penguasa maupun oposisi agar memprioritaskan peninjauan dan pengesahan RUU yang bermanfaat bagi bangsa dan masyarakat.
KMT: Bagikan NT$20.000 tahun ini, Cho: Jangan wariskan utang pada generasi baru
Namun, Ketua fraksi legislatif KMT, Fu Kun-chi terlebih dahulu menyerukan agar program distribusi uang tunai NT$20.000 diterapkan tahun ini. Ia menilai, pemerintah seharusnya membagikan hasil pencapaian fiskalnya kepada warga dan menuntut agar dana selesai dicairkan dalam waktu tiga bulan pasca pemberlakuan anggaran khusus.
==Fu Kun-chi // Ketua fraksi legislatif KMT==
Presiden Lai Ching-te menyampaikan, surplus pajak tahun ini dibagikan tahun depan
Hal ini tampaknya patut dipertanyakan secara logis
Yang dimaksud surplus tahun depan merupakan penerimaan besar pajak finansial
Pada tahun dengan skala peningkatan terbesar, saya rasa surplus tahun depan
(Yang dikembalikan kepada warga) mungkin tidak akan kurang dari NT$20.000
==Cho Jung-tai // PM Yuan Eksekutif==
Utang pada generasi kita ini jangan diwariskan kepada generasi berikutnya
Partai TPP: Surplus pajak sebaiknya digunakan untuk lunasi utang/dana sejahtera
Program distribusi uang tunai versi Yuan Eksekutif, yang menargetkan agar dividen sektor AI dapat dinikmati bersama oleh seluruh masyarakat dengan mengalokasikan dana NT$235,7 miliar pada anggaran tahun depan, diharapkan akan dibagikan sekitar liburan Imlek 2027 berdasarkan kondisi peninjauan oleh parlemen. Sementara program versi fraksi legislatif KMT mengusulkan pembagian uang tunai NT$20.000 per orang yang dikalkulasi berdasarkan 40% dari pendapatan pajak dan surplus di atas NT$1 triliun, maka dana NT$400 miliar dapat dialokasikan untuk anggaran khusus, dan diharapkan dapat diterapkan sebelum akhir tahun. Namun, fraksi legislatif Partai TPP menilai, pemerintah seharusnya memprioritaskan penggunaan "surplus pendapatan pajak" untuk melunasi utang atau meningkatkan tunjangan kesejahteraan bagi kalangan petani dan lansia.
==Hung Yu-hsiang // Ketua fraksi legislatif TPP==
Apakah ada yang disisihkan
Sebagai persiapan menghadapi risiko
Hal lainnya yang tak kalah pentingnya adalah apakah kita perlu melunasi utang?
Legislator DPP: Pertimbangkan kapasitas finansial dan aspek infrastruktur
Fraksi legilatif DPP menegaskan, program distribusi uang tunai tak seharusnya menjadi ajang tawar-menawar dan harus mempertimbangkan kapasitas finansial negara serta berbagai aspek infrastruktur, termasuk pertahanan nasional, kesejahteraan sosial, dan pertumbuhan ekonomi. Mereka mendesak KMT untuk mengidentifikasi sumber pendanaan sesuai UU Anggaran, lalu berdiskusi dengan Yuan Eksekutif.
