24H直播

Akui dirinya titisan Buddha, wanita Vietnam bujuk umat bawa anak ke Taiwan

發布時間: 更新時間:
Seorang wanita Vietnam yang mengaku sebagai titisan dewa Buddha diduga menggunakan kedok agama untuk membujuk umat di Vietnam membawa anak-anak mereka ke Taiwan, kemudian menyita paspor dan membatasi kebebasan mereka, bahkan memaksa anak usia 8-14 tahun untuk bekerja tanpa bayaran. Petugas berhasil menyelamatkan empat bocah Vietnam dan mendakwa delapan oknum mencakup tersangka bermarga Nguyen atas tuduhan kriminalitas perdagangan manusia.

Kediaman digeledah satgas imigrasi, pasangan tersangka tolak bekerja sama

Satgas Ditjen Imigrasi dan polisi mendatangi kediaman tersangka utama bermarga Nguyen di Miaoli. Namun, saat diperiksa, ia dan suaminya enggan bekerja sama dengan petugas.

==Petugas Satgas Khusus Ditjen Imigrasi (NIA)==
Begitu banyak warga Vietnam yang tinggal di sini
Dan bekerja untuk kamu, tetapi tidak diberi upah
Bahkan ada anak-anak yang bantu bekerja
Terus terang saja, ini adalah kejahatan berat

Ayah korban lapor dari luar negeri, polisi gerebek lokasi dan selamatkan 4 anak

Penyelidikan NIA mengungkapkan tersangka bermarga Nguyen asal Vietnam yang yang menikah di Taiwan 20 tahun silam dari awal sudah masuk daftar larangan berkunjung oleh pemerintah Vietnam, namun ia menggunakan status domisili di Taiwan untuk merekayasa foto dan mengaku sebagai reinkarnasi Buddha. Modus ini digunakan untuk membujuk penganut membawa anak di bawah umur ke Taiwan untuk kultivasi diri. Setiba di Taiwan, paspor korban disita dan mereka dipekerjakan di lahan pertanian dan restoran, bahkan anak usia 8 hingga 14 tahun. Kasus terungkap setelah beberapa ayah korban di Vietnam melapor pada Februari. Lewat aksi penyergapan di Miaoli dan New Taipei pada Mei, polisi berhasil menyelamatkan empat bocah Vietnam yang menjadi korban eksploitasi.

==Hsu Chun-hsiang // Wakil Kepala Satgas Khusus Ditjen Imigrasi Kota Taichung==
Dia (tersangka utama bermarga Nguyen) memprovokasi umat
Untuk membawa anak-anak mereka ke sini untuk melatih diri
Terkait keterlibatan isu eksploitasi tenaga kerja
(Tersangka) sudah mengaku bersalah di pengadilan
Dan juga mengaku tidak memiliki kekuatan supernatural seperti yang dikatakannya

Empat anak pulang ke Vietnam, tersangka utama dan 7 oknum lainnya didakwa

Anak-anak korban eksploitasi kini kembali berkumpul bersama keluarganya di Vietnam. Sebanyak delapan orang yang terlibat kasus, termasuk tersangka utama bermarga Nguyen, kini telah didakwa oleh Kejaksaan Distrik Changhua atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Pencegahan Perdagangan Manusia. Ormas pun menyoroti kasus kerja paksa yang sering menimpa WNA dan PMA, bahkan anak di bawah umur juga turut menjadi korban.

==Wang Ying-dah // Kabag. Kebijakan Pekerja Migran, Serve the People Association==
(Mereka) mungkin masuk ke Taiwan sebagai pekerja kerah putih
Bahkan ada yang masuk sebagai wisatawan
Namun, mereka kemudian terjebak dalam perangkap oknum
Sebagian sudah menyetor biaya tinggi kepada agen saat masih di luar negeri

Cegah TPPO, ormas pekerja migran desak tingkatkan edukasi dan pelaporan

Ormas pekerja migran mendesak pemerintah meningkatkan edukasi terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Masyarakat juga diimbau lebih waspada dan segera melapor jika menemukan dugaan eksploitasi tenaga kerja guna mencegah kejahatan serupa.
 

您的參與,
讓公共服務更完整!
閱讀、按讚,就能客製您的專屬推薦新聞
本網站使用 Cookie 技術提升體驗,詳見服務條款。繼續瀏覽即代表同意上述規範。