24H直播

Diterjang Taifun Saudel 3 kali, Tiongkok laporkan bencana banjir parah

發布時間: 更新時間:
Taifun Saudel kembali menerjang Tiongkok untuk ketiga kalinya kemarin, memicu banjir dan longsor parah di Provinsi Fujian. Seiring bertambah akutnya kondisi cuaca ekstrem dewasa ini, Organisasi Meteorologi Dunia memperingatkan bahwa fenomena El Niño berpotensi menguat, dan berlanjut hingga Februari tahun depan. Kenaikan suhu global dikhawatirkan menembus 1,5 derajat Celcius dalam tiga tahun ke depan.

Arus berlumpur menutupi permukaan jembatan, jalanan dan lahan pertanian. Angin kencang dan hujan lebat yang terbawa Taifun Saudel menerjang Tiongkok untuk ketiga kalinya. Otoritas Provinsi Fujian mengeluarkan peringatan level tertinggi terkait banjir. Di tengah tren iklim ekstrem dewasa ini, Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) menemukan anomali terkait keberadaan air hangat yang terakumulasi dalam jumlah besar di bawah permukaan Samudra Pasifik, memicu penguatan intensitas Fenomena El Niño yang berpotensi berlangsung hingga Februari mendatang.

Krisis skala masif, suhu 3 tahun mendatang berpotensi alami kenaikan 1,5°C

Pakar mengilustrasikan gelombang anomali iklim ini sebagai krisis skala masif. Organisasi Meteorologi Dunia melaporkan, rata-rata suhu permukaan Bumi pada Juli lalu lebih tinggi 1,47°C dibandingkan suhu era pra-industri, menyamai rekor 2024 sebagai bulan terpanas kedua dalam sejarah. Ilmuwan juga memperingatkan, pemanasan global berpotensi mendongkrak suhu hingga melampaui ambang 1,5°C dalam kurun tiga tahun ke depan.

==Inger Andersen // CEO Program Perlindungan Lingkungan PBB==
Kondisi ini sangat mungkin terjadi dalam beberapa tahun mendatang
Hal ini merupakan akibat dari tidak adanya tindakan nyata secara global
Gelombang panas ekstrem telah menunjukkan
Dampak perubahan iklim akan tiba lebih cepat
Lebih ganas dan akan bertahan lama
Serta mengakibatkan kerusakan parah dan menelan lebih banyak korban jiwa

Anggaran karbon sisa 3 tahun, ancaman iklim ekstrem semakin mengganas

Laporan menunjukkan, dengan tingkat emisi karbondioksida global yang mencapai sekitar 40 miliar ton per tahun saat ini, "anggaran karbon" untuk membatasi pemanasan global hingga 1,5°C akan terkuras habis dalam waktu tiga tahun. Kalau pun setiap negara memenuhi komitmen iklim mereka saat ini, puncak pemanasan global masih mencapai 1,8°C. Jika upaya dekarbonisasi terhenti, suhu akhir abad ini berpotensi naik 2,6°C. Saat itu, frekuensi timbulnya gelombang panas, kebakaran hutan, banjir dan kenaikan permukaan laut semuanya akan meningkat signifikan.
 

您的參與,
讓公共服務更完整!
閱讀、按讚,就能客製您的專屬推薦新聞
本網站使用 Cookie 技術提升體驗,詳見服務條款。繼續瀏覽即代表同意上述規範。