Distribusi uang tunai NT$10.000, ormas: Tak mampu tangani kesenjangan sosial

發布時間: 更新時間:
Pemerintah Taiwan baru-baru ini mengumumkan program distribusi uang tunai NT$10.000 kepada masyarakat. Namun, serikat pekerja menilai bahwa pembagian uang tunai tidak dapat mengatasi masalah kesenjangan sosial, sebaliknya mereka menuntut kenaikan upah pekerja dan mendorong kenaikan dana pensiun tenaga kerja menjadi 15%.

Ormas tuntut kenaikan upah+dana pensiun tenaga kerja sebesar 15%

Seiring lonjakan pesat industri teknologi AI, Ditjen Anggaran, Akuntansi dan Statistik (DGBAS) memproyeksikan PDB per kapita Taiwan sebesar US$50.000 pada 2027. Pemerintah berencana membagikan uang tunai NT$10.000 kepada warga, namun serikat pekerja sangsi hal ini mampu mengatasi masalah kesenjangan sosial. Berdasarkan peraturan saat ini, majikan wajib menyisihkan setidaknya 6% dari gaji bulanan karyawan sebagai dana pensiun yang disimpan dalam rekening individu yang dikelola Biro Asuransi Ketenagakerjaan. Namun, statistik menunjukkan, rata-rata skala penyisihan pada 2025 hanya sebesar 6,04%, mengindikasikan bahwa hampir 99% majikan hanya menyisihkan skala yang ditentukan, sehingga pekerja dikhawatirkan tidak memiliki jaminan pensiun yang memadai, mendorong serikat untuk memperjuangkan kenaikan skala dana pensiun menjadi 15%.
 

本網站使用 Cookie 技術提升體驗,詳見服務條款。繼續瀏覽即代表同意上述規範。