Pasien pria meninggal usai menunggu dan tak dapat ranjang UGD selama 12 hari

發布時間: 更新時間:
Ada warga mengeluh, anggota keluarga mereka meninggal setelah menunggu ranjang UGD Rumah Sakit NTUH selama 12 hari. Pihak rumah sakit mengonfirmasi hal ini dan akan menerapkan tiga langkah perbaikan mulai hari ini dengan menyediakan sekitar 20 ranjang pasien yang ditransfer dari UGD guna mengurangi beban kapasitas ruang UGD.

Kapasitas UGD tak memadai, lorong RS dipenuhi ranjang pasien

Minimnya kapasitas UGD membuat lorong rumah sakit NTUH dipenuhi ranjang pasien. Tanggal 25 pagi saja, jumlah pasien yang menunggu ranjang UGD pada rumah sakit NTUH mencapai 112 orang. Warga menyatakan, ibunya dilarikan ke UGD NTUH akibat gejala pneumonia, namun akhirnya meninggal setelah menunggu 12 hari dan tak kunjung mendapatkan ranjang.

Verifikasi kasus pasien meningggal, NTUH terapkan 3 metode perbaikan

Pihak rumah sakit mengonfirmasi, klinik UGD akhir-akhir ini dipadati pasien yang menunggu ranjang. Namun, mereka harus memprioritaskan ranjang bagi pasien penyakit langka bergejala akut. NTUH telah meluncurkan tiga metode perbaikan, mencakup mempercepat pemulangan pasien berkondisi stabil, meningkatkan jumlah ranjang pasien dan membuka sekitar 20 ranjang untuk menampung pasien yang ditrasfer dari UGD, dengan harapan dapat mengurangi beban kapasitas ruang UGD.

 

本網站使用 Cookie 技術提升體驗,詳見服務條款。繼續瀏覽即代表同意上述規範。