UU Rekening Pertumbuhan dan Masa Depan Anak Remaja Taiwan diloloskan
Laga voting mewarnai Yuan Legislatif pada Jumat minggu lalu. Unggul dengan jumlah terbanyak, fraksi Partai KMT dan TPP berhasil meloloskan proposal bersama "Undang-Undang Rekening Pertumbuhan dan Masa Depan Anak Remaja Taiwan" lewat pembacaan ketiga.
==Han Kuo-yu // Ketua Yuan Legislatif==
Undang-Undang Rekening Pertumbuhan dan Masa Depan Anak Remaja Taiwan
Dengan ini, diloloskan!
Anak terima dana NT$60.000/tahun hingga usia 18 tahun, total capai NT$1,14 juta
UU terkait menggunakan sistem paralel untuk menetapkan dua rekening berbeda, Yang pertama "Rekening Masa Depan Taiwan" berbasis dana amanah, di mana anak yang lahir mendapat dana awal NT$60.000, usia 7-18 tahun menerima NT$30.000 per tahun. Kedua, rekening finansial "Tunjangan Pertumbuhan Anak dan Remaja", anak di bawah usia 7 tahun menerima NT$60.000 per tahun, usia 7-18 tahun mendapat NT$30.000 per tahun. Jika digabung, dana kedua rekening ini mencapai total NT$1,14 juta saat sang anak menginjak usia 18 tahun.
Program dana Yuan Eksekutif diterapkan 2027, anak 0-18 tahun dapat NT$1,08 juta
Sebaliknya, program "Tunjangan Pertumbuhan Anak Usia 0–18 Tahun" dari pemerintahan Lai memberikan dana NT$5.000 per bulan bagi anak usia 0-6 tahun. Saat anak berusia 6-18 tahun, tunjangan terbagi menjadi NT$2.500 yang dapat digunakan orang tua sesuai kebutuhan mereka, sementara NT$2.500 lainnya disetor oleh negara ke dalam rekening khusus untuk keperluan investasi. Total dana mencapai NT$1,08 juta. Anggaran program yang akan diluncurkan tahun 2027 ini tidak disahkan lewat RUU khusus, melainkan dialokasikan berdasarkan pedoman administratif.
==Fan Yun // Sekjen Kaukus Partai DPP di Yuan Legislatif==
Dana yang disetor orang tua tidak terbatas, maka jarak kesenjangannya besar
Tak ada yang tahu berapa besar bunga atau pajak yang harus dibayar
Maka, ditinjau dari segi “UU Anggaran”, kami melayangkan keberatan
Dari segi desainnya, program ini juga tidak memberikan kenyamanan bagi warga
Fraksi DPP kecam: RUU kubu biru+putih perlebar jarak kesenjangan sosial
Fraksi Partai DPP mengecam, UU yang diajukan oleh Partai KMT dan TPP akan kian memperlebar kesenjangan kekayaan. Kabarnya, UU ini dianggap melanggar hukum dan konstitusi oleh Yuan Eksekutif, yang tidak menutup kemungkinan akan menolak pengesahan, mengajukan permohonan proses pengujian konstitusional dan menolak pelaksanaan UU. Pergumulan kedua belah pihak terus diwarnai ketegangan.
