Pemkot luncurkan sarana bus oksigen di tengah memburuknya kualitas udara
Asap kabut berimbas pada negara tetangga dan memperburuk kesehatan warga
Sejauh mata memandang, yang tampak cuma kabut oranye. Kebakaran hutan dan kabut asap yang tengah melanda Kalimantan tak cuma menyebabkan kualitas udara di sejumlah negara tetangga memburuk, namun juga berdampak serius terhadap kehidupan warga sehari-hari.
Bus oksigen berpatroli di area perkotaan guna layani penderita gejala pernapasan
Berdasarkan data pemerintah Indonesia, angka penderita infeksi saluran pernapasan yang dipicu oleh bencana kebakaran hutan hingga minggu lalu telah mencapai total 350.000 orang. Menanggapi hal ini, pemkot di Provinsi Kalimantan Tengah meluncurkan layanan "bus oksigen" yang ditunjang dengan staf medis dan sarana oksigen. Warga yang mengalami gangguan pernapasan dapat memanfaatkan layanan berdurasi 5-10 menit per sesi untuk melegakan gejala pernapasan.
==Yuda // Staf bus oksigen==
Pemkot luncurkan sarana bus oksigen, warga tak perlu tempuh jarak jauh ke RS
Bus oksigen berpatroli ke seluruh penjuru untuk melayani warga setempat, sehingga mereka yang menderita gangguan pernapasan tidak perlu menempuh jarak jauh ke rumah sakit saat gejalanya kambuh, menjadikannya layanan praktis dan nyaman di tengah kondisi udara buruk.
Karhutla+asap kabut memburuk, cara penanganan pemerintah jadi sorotan publik
Pakar menjelaskan, intensifikasi fenomena El Niño memperburuk kondisi asap kabut tahun ini. Menghadapi krisis karhutla (kebakaran hutan dan lahan) dan kabut asap terburuk dalam 11 tahun terakhir, kapasitas pemerintah dalam menanggulangi bencana pun mendapat sorotan tajam.
