Naphtha cracker ke-6 pancarkan kobaran api, penukar panas tersumbat

發布時間: 更新時間:
Pabrik naphtha cracker ke-6 milik Formosa Plastics di Kompleks Industri Petrokimia Mailiao memancarkan kobaran api besar kemarin malam. Biro Perlindungan Lingkungan Kabupaten Yunlin menjelaskan, insiden terjadi akibat tersumbatnya penukar panas dalam proses produksi di pabrik olefin ketiga, yang menyebabkan tekanan tinggi pada sistem etilena. Pelepasan tekanan dilakukan sebagai prosedur keselamatan untuk menjamin keamanan, dan pemantauan kualitas udara terus dilakukan selama prosesnya.

Naphtha cracker ke-6 pancarkan kobaran api, saksi: lebih besar dari sebelumnya

Kobaran api besar terlihat di pabrik naphta cracker ke-6 milik Formosa Plastics pada malam 14 Oktober. Sejumlah warga mengatakan mereka sebenarnya sudah terbiasa melihat api dari menara pembakaran gas, tapi kali ini kobarannya tampak lebih besar, bahkan pengendara di jalan ekspres juga melihat cahaya merah menyala di langit. Menurut pihak pabrik, dalam proses penyesuaian operasi pelepasan tekanan tinggi, dialirkannya sebagian gas ke menara pembakaran untuk dibakar sehingga menimbulkan kobaran api adalah bagian dari prosedur keselamatan operasional. Biro Perlindungan Lingkungan menyatakan, data pemantauan di kawasan sekitar selama kejadian tidak menunjukkan lonjakan abnormal. Meski demikian, pihaknya akan meminta perusahaan memperketat pengendalian proses produksi. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi akan dijatuhkan sesuai ketentuan hukum.
 

本網站使用 Cookie 技術提升體驗,詳見服務條款。繼續瀏覽即代表同意上述規範。