Protes AS jual F-16V ke Taiwan, Korea Utara keluarkan peringatan
Dua dari 66 unit jet tempur F-16 Block 70 yang dibeli Taiwan dari Amerika Serikat resmi mendarat di Pangkalan Udara Chihhang, Taitung, pekan lalu. Kedatangan alutsista ini memicu reaksi keras dari media pemerintah Korea Utara yang melayangkan peringatan terkait situasi Selat Taiwan dan penjualan senjata AS.
Media Korut kecam penjualan senjata AS bak taruh bom di depan rumah orang
Analis internasional Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Kim Myong-chol mengecam langkah AS dan menyamakannya seperti “menaruh bom di depan rumah orang lain”. Ia mempertanyakan kesiapan AS menghadapi konfrontasi langsung dengan Tiongkok demi isu keamanan Taiwan.
Akademisi: Korut bakal ambil posisi di tengah persaingan Tiongkok-AS
Pengamat menilai langkah Korea Utara merupakan bentuk dukungan bagi Tiongkok di tengah persaingan dua negara adi kuasa. Hal ini menonjolkan keterkaitan konflik Semenanjung Korea dan Selat Taiwan, sekaligus memperberat tekanan AS di kawasan Indo-Pasifik.
==Lin Chih-hao // Asisten peneliti di Institut Riset Pertahanan dan Keamanan Nasional Taiwan (INDSR)==
(Korea Utara) kembali menegaskan bahwa
Dalam persoalan Selat Taiwan, mereka berpihak ke Tiongkok
Bagi Korea Utara, ini merupakan strategi untuk mengurangi risiko
Pasalnya, mereka dalam waktu dekat ini sedang berupaya
Membangun kembali hubungan dengan Tiongkok
Bagi Tiongkok sendiri, langkah Korea Utara ini
Juga dapat menjadi cara untuk memberitahu Amerika Serikat
Jika Amerika ingin menangani persoalan Selat Taiwan
Mereka mungkin perlu mempertimbangkan faktor Korea Utara
Sebagai salah satu ketidakpastian yang harus dihadapi
Incar keuntungan politik global, Korut ubah strategi terhadap Taiwan
Meski sebelumnya cenderung pasif dalam isu Selat Taiwan, Korea Utara kini mengubah strategi diplomasinya demi meraih keuntungan maksimal dari persaingan kekuatan besar AS, Tiongkok, dan Rusia.
