Taraf upah minimum dinaikkan, tapi faktanya, penghasilan upah per jam lebih tinggi
Banyak orang lakukan beberapa kerja paruh waktu, waktu fleksibel+upah lebih tinggi
Taraf upah minimum telah dinaikkan selama 11 tahun berturut-turut. Upah minimum per jam ditetapkan sebesar NT$205 pada 2027. Seiring dengan meningkatnya tren kerja jarak jauh dan digital, pola pikir para pekerja pun berubah. Mereka menganggap, dari pada terikat pada satu posisi saja, mending menjalani beberapa pekerjaan paruh waktu yang menawarkan fleksibilitas waktu dan penghasilan yang lebih tinggi.
Sistem upah per jam hasilnya lebih tinggi dibandingkan dengan sistem gaji bulanan
Berdasarkan upah minimum per jam sebesar NT$ 205 saat ini, kalau dihitung berdasarkan 8 jam kerja sehari dan 22 hari kerja sebulan, upah bulanan mencapai NT$36.080, lebih tinggi NT$5.180 dibandingkan upah minimum bulanan sebesar NT$30.900. Untuk itu, banyak yang terpacu untuk memilih pekerjaan paruh waktu atau magang. Menurut statistik Direktorat Jenderal Anggaran, Akuntansi, dan Statistik (DGBAS), jumlah pekerja dengan pola kerja non-standar pada 2025 mencapai 799.000 orang, atau 6,86% dari total angkatan kerja, namun hanya 10% di antaranya yang berkeinginan untuk beralih ke pekerjaan purna waktu.
Pakar: Waspada kerja fleksibel, tapi jaminan upahnya mungkin tidak memadai
Namun, pakar memperingatkan, ada majikan menerapkan sistem gaji bulanan yang didasarkan pada jam kerja paruh waktu untuk menghindari ketentuan jaminan upah dan kewajiban penjadwalan tugas yang berlaku pada sistem gaji bulanan purna waktu, sehingga pada akhirnya merugikan hak pekerja.
==Hsin Bing-long // Wakil profesor paruh waktu Program Pascasarjana Manajemen SDM, NCU==
Ada banyak majikan yang merekrut pekerja untuk
Lowongan pekerjaan yang sebagian jam kerjanya paruh waktu
Namun ia (majikan) memberi tahu kepada orang yang dipekerjakan
Bahwa mereka memberlakukan sistem upah bulanan
Pembayaran upahnya didasarkan pada sistem gaji bulanan
Di bawah kondisi ini
Selama ia (majikan) mematuhi ketentuan skala upah minimum
Yang dihitung berdasarkan proporsi jam kerja
Ia (majikan) tidak melanggar hukum
Jaga prospek karier masa depan, pekerja paruh waktu perlu belajar auotodidak
Pakar menyampaikan, majikan biasanya tidak memberikan pelatihan menyeluruh kepada pekerja non-standar. Oleh sebab itu, mempelajari keterampilan baru secara auotodidak sangat penting untuk menjaga prospek karier di masa depan.
