Hujan deras dan longsor di Taitung, lalu lintas Jalan Provinsial No.9 terhambat
Berdasarkan pemantauan Administrasi Cuaca Pusat (CWA), curah hujan di atas 200 milimeter dalam dua hari terakhir memicu longsor yang menutup sebagian Jalan Provinsial No.9 di Taitung. Sejak pagi, Dinas Pekerjaan Umum telah menutup ruas Duoliang dan mengatur lalu lintas pada jalur tersebut. Selokan di beberapa ruas jalan juga tersumbat membuat air meluap dan menggenangi jalan, sehingga petugas memasang kerucut pengaman dan mengimbau pengendara agar berhati-hati.
Khawatir keselamatan hunian, warga keluhkan lambannya upaya perbaikan lereng
Hujan deras berturut-turut memicu longsor hingga tiga kali di Jalan Provinsial No.9 dalam sebulan terakhir. Khawatir akan masalah keselamatan, warga di sekitarnya pun mengeluhkan lambannya perbaikan lereng oleh pihak berwenang.
== Bapak Lee // Warga lokal==
Lereng di jalur ini tidak dilapisi semen, hanya dilapisi setengahnya
Baru saja dikerjakan akhir-akhir ini
Longsor tutupi jalan, akses keluar masuk kampung di Desa Daren terganggu
Sementara itu, longsor akibat hujan deras menutupi Jalan Provinsial No.9 yang menjadi jalur penghubung ke Kampung Tjuabal dan Tjuaqau, mengakibatkan warga kampung terjebak.
Lereng labil di SMP-SD Shoushan, hari pertama sekolah diliburkan
Selain itu, hujan semalaman membuat lereng di belakang gedung SMP Shoushan Kaohsiung menjadi labil. Demi keselamatan para siswa dan guru, kegiatan belajar pada hari pertama di TK, SD, SMP setempat diliburkan selama satu hari.
