Polisi Anti Huru Hara Diturunkan Hadapi Pendemo
發布時間:
更新時間:

Polisi Anti Huru Hara Diturunkan Hadapi Pendemo
Para pendemo melarikan diri setelah satuan polisi yang diturunkan oleh pemerintah Vietnam tanggal 10 Juni melempar bom asap beruntun di ibukota Vietnam, Hanoi. Pihak polisi berhasil menangkap ratusan pendemo. Aksi mogok kerja di Vietnam kembali terjadi. Kantor dagang Taiwan di Vietnam pada tanggal 12 Juni mengumumkan bahwa aksi mogok kerja telah meluas hingga provinsi lainnya, termasuk Xining, Pingyang, Ho Chi Minh dan Longan. Perusahaan Po Chen Group yang bergerak dalam bidang sepatu, menghadapi dampak terburuk dari aksi mogok tersebut.
Mayoritas pengusaha Taiwan berada di Provinsi Pingyang. Hingga kini ada satu pabrik sepatu yang mogok kerja. Pengusaha Taiwan mengkhawatirkan kejadian 513 anti Tiongkok kembali terulang, mengakibatkan pengusaha Taiwan kena dampaknya. Khususnya perusahaan DDK Group yang mengalami kerugian terbesar kala itu, CEO Richard Tsai menyebutkan bahwa saat terjadi kerusuhan, tidak saja pabrik seluas 6.000 meter persegi yang terbakar, juga mengakibatkan satu korban jiwa dan satu luka parah.
CEO DDK Group Vietnam, Richard Tsai mengatakan, “Karena kasus kawasan ekonomi khusus di tahun 2010, mereka khawatir tender direbut oleh pihak Tiongkok, Taiwan juga dianggap sama dengan Tiongkok dan tidak berbeda, sehingga banyak orang yang salah kaprah.”
Kementrian Ekonomi menjelaskan jika pemerintah Vietnam memberikan komitmen bahwa kasus serupa tidak akan terulang. Namun para buruh mogok kerja dan melakukan aksi demo, selain menolak peraturan kawasan ekonomi khusus, menolak sikap keras pemerintah Vietnam yang ingin mengusung peraturan keamanan internet. Kasus demonstrasi seperti demikian, tampaknya tidak akan reda dalam waktu singkat.
Editor: Tony Thamsir
