Bebas visa bagi Thailand, Filipina, Brunei diperpanjang

發布時間: 更新時間:
Bebas visa bagi Thailand, Filipina, Brunei diperpanjang
 
   Dalam kunjungan hari kedua di Taiwan, Anne dan Ying, backpacker dari Thailand berbelanja dan makan bakpao kecil Din Tai Fung di gedung Taipei 101. Mereka merasa dengan bebas visa kunjungan memudahkan dan menyenangkan perjalanan kali ini dan mengatakan akan datang lagi.
 
   Sebagai salah satu bagian dari kebijakan baru menuju ke selatan, Taiwan mencoba mengizinkan kunjungan bebas visa bagi warga negara-negara Asia Tenggara. Menurut statistik Biro Pariwisata, turis Filipina di Taiwan untuk 2017 melampaui 130 ribu orang, bertambah 65% banding 2016; untuk turis Thailand bertambah 83%. 
 
   Kementerian Luar Negeri (MOFA) berencana memperpanjang masa percobaan perlakuan bebas visa kunjungan bagi Filipina, Thailand dan Brunei, yang akan berakhir Juli depan.
 
   Namun sampai sekarang, ketiga negara tersebut hanya memberikan perlakuan visa-on-arrival  dan bukan bebas visa bagi warga Taiwan. MOFA beranggapan, masih ada ruang untuk memperbaiki kondisi tidak seimbang ini. Sejumlah agen travel berpendapat, sebenarnya bantuan terhadap penghasilan dari bertambahnya turis Asia Tenggara sangat terbatas, sebaliknya modal sosial meningkat.
 
   Agen travel menyatakan, banyak warga Asia Tenggara datang ke Taiwan dengan status wisatawan, tapi yang dilakukan tidak hanya berwisata. Dua tahun terakhir, lanjutnya, Dirjen Imigrasi menangkap banyak pekerja ilegal dari Asia Tenggara, kebanyakan backpacker berusia muda yang menetap di hotel berharga moderat seperti yang ditawarkan Airbnb, maka keuntungan pengusaha transportasi dan akomodasi sebenarnya sangat terbatas.
 
 
Editor: Maidin Hindrawan
本網站使用 Cookie 技術提升體驗,詳見服務條款。繼續瀏覽即代表同意上述規範。