Uji pelayaran rakit prasejarah mengarungi arus Kuroshio
發布時間:
更新時間:
Uji pelayaran rakit prasejarah mengarungi arus Kuroshio
Museum Prasejarah Nasional (NMP) Taiwan tahun lalu bekerja sama dengan museum Jepang, mensimulasi pelayaran manusia prasejarah 30.000 tahun lalu dari perairan timur Taiwan menuju Pulau Yonaguni.
Tahun ini, konstruksi dan uji pelayaran rakit prasejarah kedua telah diselesaikan, yang bertugas mengobservasi pemandangan alam serta astrologi, dan berlayar mengarungi arus Kuroshio.
Lima pendayung dari Taiwan, Jepang dan Selandia Baru berlayar ke arah Samudra Pasifik, dibekali hanya dengan air minum dan makanan. Menurut rencana, pelayaran menelusuri arus laut ke arah utara dari perairan Yilan akan dilaksanakan sepanjang 24 jam, namun terpaksa untuk sementara dihentikan setelah angin dan ombak menjadi terlalu besar, ditambah dengan turunnya hujan disertai guntur di perairan Hualien pada tgl 4 malam.
Setelah berlayar selama 12 jam, pelayaran dihentikan sementara pada jarak 20 mil laut, para pendayung merasakan sendiri kecerdasan pelayaran manusia prasejarah.
Rakit prasejarah ini dibangun oleh seniman perkapalan suku Amis, memperbaiki kekurangan rakit pertama tahun lalu seperti terlalu berat dan panjang, yang telah mempengaruhi kecepatan pelayaran. Menurut NMP, para pendayung akan kembali menantang pelayaran 24 jam pada tanggal 6 dini hari, bersiap-siap demi simulasi pelayaran manusia prasejarah 30.000 tahun lalu yang akan dilaksanakan tahun 2019.
Editor: Maidin Hindrawan

