Pandemi mereda, sejumlah negara Eropa, Amerika longgarkan peraturan

Sejumlah negara melonggarkan peraturan pandemi seiring meredanya situasi pandemi di Eropa dan Amerika. Tanggal 9  New York mengumumkan pencabutan aturan pemakaian masker di area umum dalam ruangan. Gubernur New York Kathy Hochul menyampaikan, peraturan ini tidak akan dilanjutkan seiring berkurangnya kasus dalam jumlah besar.

Warga New York berkata, “memakai masker atau tidak merupakan pilihan setiap individu, namun tidak akan diwajibkan secara tegas. Saya rasa masa terburuk telah berakhir.”

Warga Ceko tak perlu perlihatkan bukti vaksinasi per 11 Februari

Negara di Eropa mulai melonggarkan peraturan pandemi. PM Ceko mengumumkan, mulai tanggal 11, warga yang berkunjung ke area umum tidak perlu lagi memperlihatkan sertifikat vaksinasi. Walau jumlah kasus harian tanggal 8 mencapai lebih dari 3.000, warga setempat yang menerima vaksinasi lengkap telah mencapai 64%. Sebagian besar protokol pembatasan akan dicabut sebelum 1 Maret.

Swedia cabut sebagian besar peraturan agar warga dapat beraktivitas

Sedangkan Swedia yang dari awal memang bersikeras tidak menerapkan lockdown, telah mencabut sebagian besar peraturan per tanggal 9 sehingga warga dapat beraktivitas seperti sediakala.

Inggris batalkan karantina mandiri bagi penderita pada akhir bulan

Sementara itu, Inggris berencana membatalkan peraturan karantina mandiri bagi yang terdiagnosis per 24 Maret, namun tanggal 9 PM Inggris, Boris Johnson mengumumkan, bila tingkat infeksi terus stabil, Inggris akan membatalkan peraturan terakhir ini pada akhir Februari.

Tak perlu karantina, Filipina sambut pengunjung dari 157 negara per 10/2

Sedangkan mulai tanggal 10, Filipina yang telah menutup perbatasan selama hampir dua tahun, akan memberlakukan protokol bebas karantina bagi pengunjung jangka pendek dari 157 negara yang telah menerima vaksinasi lengkap. Namun Taiwan tidak berada dalam daftar ini.
 

專題|全台敬老金大調查