Gunung Semeru meletus, 14 orang meninggal dan 98 terluka

Gunung Semeru di Jawa Timur, Indonesia meletus pada tanggal 4 sore. Penduduk setempat segera melarikan diri dengan sepeda motor. Awan vulkanik menyembur sampai ketinggian 12 ribu meter. Perumahan dan tanaman di sekitar rusak tertutup abu vulkanik. Banyak pasien yang menghirup udara kotor mencari perawatan di IGD rumah sakit. Saat ini, telah diketahui bencana telah memakan 14 korban jiwa dan 98 orang luka parah dan ringan.  

Warga yang selamat menceritakan bahwa rumahnya terkubur abu vulkanik, hanya atapnya yang masih terlihat.

Hujan deras dan lumpur abu vulkanik persulit evakuasi

Gunung berapi Semeru mulai erupsi setelah hujan deras turun di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada tanggal 4 yang menyebabkan pemadaman listrik di pedesaan sekitar. Guguran batu bercampur dengan abu vulkanik dan hujan membentuk tanah longsor berlumpur mempersulit pekerjaan pencarian dan menyelamatan. Dalam usaha evakuasi terlihat hal yang memilukan, jasad seorang ibu yang sedang mengendong bayi yang sudah tidak bernyawa.  

PVMBG: Warga diimbau menjauh setidaknya 5 km dari kawah

Pihak berwenang Indonesia telah mengevakuasi lebih dari 1.300 penduduk desa. Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau warga untuk menjauh setidaknya 5 kilometer dari kawah. Hujan deras dan guntur selama berhari-hari membuat kawah gunung Semeru di ketinggian 3.676 meter terkikis dan ambruk yang kemudian menyebabkan gunung berapi meletus. Magma mengalir ke sungai terdekat di sekitar 800 meter setidaknya dua kali.  

Terdapat hampir 130 gunung aktif di Indonesia

Indonesia dengan populasi lebih dari 270 juta jiwa terletak di sabuk vulkanik lingkar pasifik. Pada negara dengan kepulauan terbesar di dunia ini terdapat hampir 130 gunung berapi aktif. Gunung Semeru sudah pernah erupsi pada Januari tahun ini tanpa korban jiwa. Gunung Merapi di pulau Jawa juga pernah meletus pada tahun 2010 yang mengakibatkan  350 orang kehilangan nyawa dan 400.000 orang kehilangan tempat tinggal.